Jumat, 05 Juni 2009

Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2006


Abstrak
Maria Ulfah
STUDI KEGIATAN PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KECAMATAN PEMALANG KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2005
xiv + 64 : tabel + halaman + lampiran

Penyakit menular masih menjadi masalah dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia dan masih dicantumkan sebagai masalah yang wajib diselenggarakan oleh daerah. Masalah penyakit menular masih memprihatinkan, beberapa jenis penyakit bahkan menunjukkan kecenderungan meningkat dan belum begitu berhasil diatasi, seperti demam berdarah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengendalian DBD yang meliputi kegiatan PE, Survei Jentik, PSN, Abatisasi, Fogging dan keberhasilan kegiatan pengendalian DBD di Kecamatan Pemalang.
Metode yang digunakan adalah deskriptif retrospektif. Pengumpulan data dengan cara wawancara dan mengutip. Pengolahan data menggunakan editing, coding dan tabulating. Data dalam penelitian disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan narasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis narasi, tabel dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelidikan epidemilogi belum dilakukan pada tersangka DBD. Survey jentik dilakukan secara rutin dan ABJ rata-rata 60%, masih jauh dibawah target pencapaian sebesar 85%. PSN telah dilakukan secara rutin dengan bantuan organisasi masyarakat. Abatisasi dilakukan pada saat PE. Fogging di Kecamatan Pemalang dilaksanakan selama 24 kali dan masih dibawah target pencapaian 60% x kasus tahun 2004 yaitu sebanyak 95 x fogging. IR 1,93 per 10.000 penduduk dan jika dibandingkan dengan target pencapaian SPM sebesar 7,5 per 10.000 penduduk. Keberhasilan pengendalian penyakit DBD di Kecamatan Pemalang dapat ditunjukkan dengan turunnya kasus DBD, meskipun belum secara signifikan dan masih banyak desa/kelurahan endemis yang ada di Kecamatan Pemalang.
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengendalian di Kecamatan Pemalang belum dilaksanakan dengan maksimal meskipun telah terjadi penurunan kasus DBD. Saran yang dapat penulis berikan adalah agar petugas dinas kesehatan beserta jajarannya agar lebih merencanakan dengan baik kegiatan pengendalian DBD.

Daftar bacaan : 25 (1985 – 2006)
Kata Kunci     : Pengendalian penyakit DBD
Klasifikasi      :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar