Minggu, 07 Juni 2009

Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2007


Abstrak
Vivi Ratna Juwita
STUDI EFEKTIVITAS ELEKTROKOAGULASI DALAM MENURUNKAN BOD AIR LIMBAH RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO TAHUN 2007
xv + 37 hal : gambar, tabel, lampiran

Rumah Sakit merupakan unit pelayanan kesehatan yang menghasilkan air limbah dan mempunyai potensial mencemari lingkungan khususnya parameter BOD. Air limbah rumah sakit juga merupakan media penularan berbagai macam penyakit yang diakibatkan karena air limbah yang tidak diolah terlebih dahulu sebelumdibuang ke badan air dan kualitasnya harus selalu dikontrol dengan rutin dan berkesinambungan. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas elektrokoagulasi dalam menurunkan BOD air limbah di Rumah Sakit Margono Soekarjo tahun 2007, kemudian hasil penelitian dibandingkan dengan Peraturan Daerah Propinsi Jawa Tengah N0. 10 Tahun 2004 tentang Baku mutu air limbah Rumah Sakit khususnya tentang kadar maksimal BOD yaitu sebesar 30 mg/lt.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra eksperimen dengan jenis pre and post test design. Data primer dan data sekunder diperoleh dari hasil pengukuran BOD dan data dari Rumah Sakit Margono Soekarjo.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa elektrokoagulasi efektif menurunkan BOD sebesar 68,7 %. BOD rata-rata sebelum proses elektrokoagulasi yaitu 62 mg/lt sedangkan BOD rata-rata sesudah proses elektrokoagulasi yaitu 19,4 mg/lt.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah elektrokoagulasi efektif dalam menurunkan kandungan BOD air limbah rumah sakit. Prosentase efektivitas elektrokoagulasi dalam menurunkan air limbah yaitu sebesar 68,7% dengan hasil rata-rata sesudah diolah yaitu 19,4%. Menurut Peraturan Daerah Propinsi Jawa Tengah No. 10 Tahun 2004 kadar BOD maksimal air limbah rumah sakit yang diperbolehkan yaitu 30 mg/lt.

Daftar Bacaan : 18 (1984 – 2005)
Kata Kunci     :  BOD, Elektrokoagulasi dan Air Limbah
Klasifikasi      : -
Full text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar