Minggu, 07 Juni 2009

Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Depkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2008

Abstrak
Eka Triana
Studi Komparasi Kadar Karbon Monoksida (CO) di Udara pada Tempat Kedatangan dan Pemberangkatan Bus di Terminal Bus Giwangan Yogyakarta Tahun 2008.
xviii+62: tabel, gambar, lampiran

Pengukuran kadar CO di udara Terminal Giwangan Yogyakarta, khususnya di tempat kedatangan dan pemberangkatan, belum pernah dilakukan selama terminal dioperasikan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui tentang kadar CO di tempat kedatangan dan pemberangkatan bus di Terminal Bus Giwangan Yogyakarta Tahun 2008 serta untuk mengetahui perbedaan yang bermakna.
Jenis penelitian ini adalah observational dengan pendekatan cross sectional. Analisis statistik yang dipakai menggunakan software SPSS 10.0 dengan independent sample T test dan U Mann-Whitney Test untuk membandingkan kadar CO di udara pada tempat kedatangan dan pemberangkatan bus di Terminal Bus Giwangan Yogyakarta Tahun 2008. Angka tersebut dibandingkan dengan Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No. 153 tahun 2002, tentang Baku Mutu Udara Ambien Daerah di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kadar CO rata-rata pada tempat kedatangan sebesar 5,8045 ppm dan pada tempat pemberangkatan adalah 4,9572 ppm. Hasil tersebut menunjukan adanya perbedaan yang signifikan, namun belum melampaui ketentuan yang berlaku. Nilai ambang batas kualitas udara ambient menurut Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No. 153 tahun 2002, yaitu 35 ppm. Perbedaan kadar CO di udara disebabkan oleh suhu, kelembaban, arah angin, kecepatan angin, tekanan udara, jumlah kendaraan, kondisi kendaraan, jenis kendaraan, bahan bakar, konstruksi bangunan titik pengukuran, kegiatan di sekitar lokasi pengukuran dan lamanya menghidupkan mesin sebelum mobil berangkat.
Upaya untuk mengantisipasi tingginya kadar CO di udara sekitar terminal, khususnya pada tempat kedatangan dan pemberangkatan bus adalah penanganan pada sumber, proteksi pada penerima dan pengawasan lingkungan. Hal tersebut hendaknya dilakukan secara komprehensif, baik teknis, administrasi maupun lingkungan.

Daftar Bacaan : 24 (1991-2008)
Kata Kunci     : Kadar CO, Terminal
Klasifikasi       : -
Full text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar