Selasa, 09 Juni 2009

Depertemen Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2008

Abstrak
Susiana Wulan Fitriawati
STUDI KORELASI SANITASI JAMBAN DENGAN PENCEMARAN TANAH OLEH TELUR NEMATHODA USUS DI DESA KUWARISAN KECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2008
xii + 49 halaman: gambar, tabel, lampiran
.
Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi derajad kesehatan manusia. Lingkungan fisik tanah merupakan tempat yang mudah tercemar. Salah satu indikator pencemar tanah adalah telur Nemathoda Usus. Sanitasi jamban diindikasikan berpengaruh terhadap terjadinya pencemaran tanah oleh telur Nemathoda Usus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan sanitasi jamban, pencemaran tanah oleh telur Nemethoda Usus, serta hubungan antara sanitasi jamban dengan pencemaran tanah oleh telur Nemathoda Usus di Desa Kuwarisan, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis inferensial dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang diteliti sebanyak 62 rumah. Data diperoleh dari kegiatan wawancara, observasi, serta pemeriksaan sampel tanah di laboratorium.
Penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil bahwa 66,13 % sanitasi jamban yang memenuhi syarat kesehatan, sedangkan 33,87 % sanitasi jamban yang tidak memenuhi syarat sanitasi jamban. Pemeriksaan sampel tanah di laboratorium menyatakan bahwa 22,59 % sampel tanah yang diperiksa mengandung telur Nemathoda Usus. Hal tersebut menunjukan bahwa terjadi pencemaran tanah oleh telur Nemathoda Usus di Desa Kuwarisan, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Sampel tanah yang diperiksa diambil dari tanah di sekitar rumah dengan sanitasi jambannya memenuhi syarat kesehatan maupun yang sanitasi jambannya tidak memenuhi syarat sanitasi kesehatan. Berdasarkan data tersebut, maka dapat diketahui bahwa tidak ada hubungan antara sanitasi jamban dengan pencemaran tanah oleh telur Nemathoda Usus.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa 66,13 % sanitasi jamban yang memenuhi syarat kesehatan, sedangkan 33,87 % sanitasi jamban yang tidak memenuhi syarat sanitasi jamban, terjadi pencemaran tanah oleh telur Nemathoda Usus di Desa Kuwarisan, Kecamatan Kutowinangun, kabupaten Kebumen, dan tidak ada hubungan antara sanitasi jamban dengan pencemaran tanah oleh Nemathoda Usus. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan hygiene perorangan.

Daftar bacaan  : ( 1987 – 2003 )
Kata kunci       : Sanitasi jamban, pencemaran tanah oleh telur Nemathoda Usus
Klasifikasi        :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar