Minggu, 07 Juni 2009

Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2007


Abstrak
Amalia Nur Azizah
STUDI PELAKSANAAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MALARIA DI PUSKESMAS BANJARMANGU KECAMATAN BANJARMANGU KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2007
XIII + 61 halaman : tabel, gambar, lampiran

Penyakit malaria ditularkan oleh vektor. Vektor penyakit malaria adalah nyamuk Anopheles betina yang telah terinfeksi Plasmodium. Berdasarkan hasil pemberantasan vektor di wilayah Puskesmas Banjarmangu I yang menjadi vektor adalah Anopheles balabacensis, Anopheles macalatus dan Anopheles aconitus. Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu kabupaten di Jawa, yang kasus malarianya cukup tinggi sedangakan Kecamatan Banjarmangu merupakan salah satu kecamatan di Banjarnegara yang berdasarkan data dari Puskesmas Banjarmangu I data akhir tahun 2006 ABER yaitu sebesar 6,56%, API yaitu sebesar 0,27‰.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian vektor yang dilaksanakan oleh Puskesmas Banjarmangu I tahun 2006. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif melalui pengumpulan data sekunder dan analisis yang dipakai adalah tabel.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa pelaksanaan penemuan penderita kasus malaria di Puskesmas Banjarmangu I tahun 2006 meliputi kegiatan ACD, PCD. Pengobatan terhadap penderita dengan pengobatan klinis dan pengobatan radikal, pemberantasan vektor dilakukan dengan pengendalian lingkungan, penyebaran informasi kasus malaria.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan penyakit malaria di Puskesmas Banjarmangu I dilaksanaan dengan berbagai upaya. Penyakit yang terdapat di Puskesmas Banjarmangu I Kecamatan Banjarmangu adalah penyakit malaria 2 yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum dan penyakit malaria 3 yang disebabkan oleh Plasmodium vivax dengan vektornya Anopheles balabacensis dan Anopheles aconitus.
Disarankan dalam pelaksana kegiatan ini untuk meningkatkan koordinasi lintas program maupun lintas sektoral. Sehingga pemutusan penularan malaraia dapat dilakukan sedini mungkin.

Daftar bacaan : 11 (1987 – 2005)
Kata kunci      : Vektor Anopheles
Klasifikasi       :
Full text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar