Selasa, 12 November 2013

Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Penderia Penyakit Tuberkulosis BTA (+)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2013 


ABSTRAK 
Awanda Finanjungsari : awandafina@gmail.com
Studi Tentang Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Penderia Penyakit Tuberkulosis BTA (+) Diwilayah Kerja PuskesmasII Kembaran Kabupaten Banyumas Tahun 2012.
Xii + 62 Halaman: lampiran, tabel 

Berdasarkan data yang diperolehdari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas (DKK), diperoleh data tahun 2012 bahwa di wilayah kerja Puskesmas II Kembaran, Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas dinyatakan sebagai salah satu daerah yang tercatat memiliki jumlah penderita Tuberculosis Paru yaitu sebanyak 70 orang.Tingkat kesembuhan salah satunya dipengaruhi oleh kepatuhan minum obat, faktor yang mempengaruhi adalah pemahamani ntruksi, kualitas interaksi, isolasi sosial dan keluarga, PMO, motivasi, pengetahuan dan perilaku.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui berapa orang yang patuh dan tidak patuh dalam minum obat sesuai dengan faktor yang mempengaruhi kepauhan minum obat. Metode penelitian yang digunakan adalah  deskriptif observasional. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa 42 orang ( 60 % ) penderita TB Paru BTA ( + )  di wilayah kerja Puskesmas II Kembaran tidak patuh minum obat karena kurangnya kesadaran penderita untuk rutin minum obat sehinnga menjalankan pengobatan lebih lama.  Berdasrkan penelitian yang telah dilakukan pada penderita TB Paru di wilayah Puskesmas II Kembaran menunjukan bahwa 28 orang (40%) penderita TBParu patuh dan 42 orang ( 60 % ) penderita TB Paru BTA ( + ) tidak patuh minum obat. Sebaiknya penderita TB Paru membuka jendela atau tirai pada pagi dan siang, memperhatikan sirkulasi udara yang masuk ke dalam rumah atau ruangan, menutup mulut pada saat batuk dan membuang dahak pada tempat tertentu dan di campur dengan lisol sehingga dapat membunuh kuman. Menjalin kerjasama dengan pihak Puskesmas wilayah tersebut dalam hal menjaga lingkungan dan perilaku hidup sehat agar penyebaran penyakit TB Paru tidak semakin meluas. 

Daftar Bacaan : 20 sumber
Kata kunci      : Tuberkulosis
Klasifikasi       : 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar