Selasa, 12 November 2013

KESUKAAN KELUARNYA NYAMUK Anopheles Spp DI TUJUH DESA ENDEMIS MALARIA DI KABUPATEN BANYUMAS

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2013

Abstrak
Lia Puji Anggraeni  ( liapuji92@yahoo.co.id )
DESKRIPSI KESUKAAN KELUARNYA NYAMUK Anopheles Spp DI TUJUH DESA ENDEMIS MALARIA DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2012
xvii + 58 halaman : gambar, tabel, lampiran

Keberadaan Malaria disuatu daerah yang pernah ada kejadian malaria di daerah tersebut menunjukan adanya vektor malaria, asumsi inilah yang mendorong peneliti untuk menjabarkan kebiasaan species nyamuk Anopheles Spp dalam mencari darah. Penelitian ini dilaksanakan di Tujuh Desa Endemis Malaria di Kabupaten Banyumas yaitu Desa Karangsalam, Karanggintung, Ketanda, Bogangin, Selanegara, Banjarpanepen dan Watuagung dengan Tujuan Penelitian untuk mengetahui kesukaan keluarnya nyamuk Anopheles Spp di tujuh desa endemis malaria di Kabupaten Banyumas
Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan menggambarkan kesukaan keluarnya nyamuk Anopheles Spp. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Puskesmas dan BPS Kabupaten Banyumas.
Hasil penelitian mengenai kesukaan keluarnya nyamuk Anophles Spp di Tujuh Desa Endemis Malaria yaitu Desa Karangsalam, Banjarpanepen, dan Watuagung tidak diketahui. Di Desa Ketanda, Desa Bogangin, Desa Selanegara dan Desa Karanggintung kesukaan keluarnya nyamuk Anopheles Spp yaitu antara pukul 19.00-03.00 WIB. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah Kesukaan keluarnya nyamuk Anopheles Spp di Desa Ketanda yaitu antara pukul 19.00-21.00 WIB dengan spesies An. maculatus dan jumlahnya 2 ekor, di Desa Bogangin yaitu antara pukul 21.00-04.00 WIB dengan spesies An. vagus dan jumlahnya 4 ekor, di Desa Selanegara yaitu antara pukul 19.0020.00 WIB dengan spesies An. minimus dan jumlahnya 1 ekor, dan di Desa Karanggintung yaitu antara pukul 20.00-03.00 WIB dengan spesies An. tesselatus 1 ekor, An. minimus 1 ekor, An. balabacensis 2 ekor dan An. vagus 1 ekor dengan jumlah nyamuk tertangkap secara keseluruhan sebanyak 5 ekor. Sedangkan di Desa Karangsalam, Banjarpanepen dan Watuagung tidak ditemukan spesies nyamuk Anopheles Spp. Dari hasil tersebut diharapkan bagi masyarakat agar tidak keluar rumah/melakukan aktifitas di luar rumah pada pukul 19.00-03.00 WIB untuk menghindari gigitan nyamuk Anopheles Spp.

Daftar bacaan : 16  ( 1985-2012 )
Kata Kunci     : Nyamuk Anopheles Spp, Malaria
Klasifikasi      : -
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar