Selasa, 12 November 2013

PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH PERIMETER DAN BUFFER PELABUHAN TANJUNG INTAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN (KKP) KELAS II CILACAP

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2013

Abstrak
Prastiwi Fajar Isnaeni
“STUDI PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE
(DBD) DI WILAYAH PERIMETER DAN BUFFER PELABUHAN TANJUNG INTAN KANTOR KESEHATAN PELABUHAN (KKP) KELAS II CILACAP TAHUN 2012”
Xv+ 91 halaman: tabel, gambar, lampiran

Penyakit yang ditularkan oleh vektor masih menjadi penyakit endemis yang dapat menimbulkan wabah atau kejadian luar biasa serta dapat menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian atas penyebaran vektor, seperti vektor demam berdarah dengue.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengendalian DBD yang meliputi kegiatan pemeriksaan jentik berkala, abatisasi, fogging, PSN, penyuluhan, dan keberhasilan kegiatan pengendalian DBD di wilayah perimeter dan buffer Pelabuhan Tanjung Intan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Cilacap.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Pengolahan data menggunakan editing, coding,dan tabulating. Data dalam penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis tabel.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa survey jentik dilakukan secara rutin dengan HI tertinggi di wilayah perimeter 4,38 % pada tahun 2012 dan di wilayah buffer 8,53 % pada tahun 2010, hal tersebut tidak sesuai dengan ketentuan IHR 1969 yang menyatakan daerah perimeter harus bebas dari nyamuk Aedes aegypti HI=0% dan buffer HI<1 .="" 2009-="" 2012.="" abatisasi="" apabila="" bantuan="" br="" buffer="" cilacap="" countainer="" daerah="" dan="" dapat="" dari="" dbd="" dengan="" di="" dilakukan="" ditujukan="" focus="" fogging="" ii="" intan="" jentik="" kantor="" kasus="" keberhasilan="" kelas="" kesehatan="" langsung="" masyarakat="" menular="" nbsp="" organisasi="" pada="" pelabuhan="" pemeriksaan="" pengendalian="" penyakit="" perimeter="" positif="" psn="" rutin="" saat="" satu="" secara="" sekali="" tahun="" tanjung="" telah="" terjadi="" turunnya="" wilayah="" yang=""> 
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengendalian di Pelabuhan Tanjung Intan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Cilacap belum dilaksanakan dengan maksimal meskipun telah terjadi penurunan kasus DBD. Saran yang dapat penulis berikan adalah petugas KKP Tanjung Intan Cilacap dan jajarannya agar lebih baik dalam merencanakan dengan baik kegiatan pengendalian DBD.

Daftar bacaan : 13 (1987- 2012)
Kata kunci : Pengendalian vektor DBD
Klasifikasi : 
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar