Selasa, 12 November 2013

ANALISIS SIKAP KERJA DUDUK PEKERJA BAGIAN POTONG MODEL DI PABRIK BULU MATA

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2013

Abstrak
Panji syaefulloh  (fadillah_adel@yahoo.com )
ANALISIS SIKAP KERJA DUDUK PEKERJA BAGIAN POTONG MODEL DI PABRIK  BULU MATA PT BIO TAKARA PURWOKERTO TAHUN 2013
XVII +  69 halaman: gambar, tabel, lampiran  

Pembangunan di sektor industri semakin meningkat dengan adanya peningkatan tenaga kerja serta jaminan kesehatan dan upah tenaga kerja yang ada di indonesia, salah satu faktor pendukung dari peningkatan kesehatan adalah tentang sikap kerja duduk yang baik yang sesuai dengan antropometri dari para pengunanya, dan hal ini yang menjadikan latar belakang pembuatan karya tulis ilmia di PT BIO TAKARA dengan judul Analisis sikap kerja duduk pekerja bagian potong model di pabrik bulu mata bio takara Purwokerto kabupaten Banyumas tahun 2013.
Dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini mengunakan metode proses, dimana ada input, proses dan output. Input dalam penelitian ini tempat duduk, pekerja dan jenis pekerja bulu mata di PT BIO TAKARA PURWOKERTO di bagian potong model. Proses dalam penelitian ini Proses dalam konsep penelitian ini adalah proses pengukuran antropometri pekerja bulu mata di PT BIO TAKARA PURWOKERTO di bagian potong model, sedangkan output pada karya tulis ilmia ini adalah Sikap kerja duduk ergonomi atau tidak ergonomi. 
Hasil yang di dapatkan dalam karya tulis ilmiah ini adalah hasil yang di dapatkan secara nyata dan objektif serta dilakukan berdasarkan prosedur yang benar. Hasil yang di dapatkan berupa antropometri pekerja hasil pengukuran di dapatkan bahwa dari 38 pekerja untuk ukuran tinggi duduk minimal 57 cm dan maksimal 87 cm serta rata-rata 72 cm, untuk ukuran tinggi siku duduk minimal minimal 18 cm, maksimal 28 dan rata-rata tinggi siku duduk 20,68 cm, tinggi pinggul minimal 16 cm, maksimal 22 cm dan rata rata tinggi pinggul 18,36 cm, tinggi lutut duduk minimal 37 cm maksimal 60 cm dan rata-rata tiggi lutut duduk 45,42 cm panjang tungkai bawah minimal 43 cm, maksimal 70 cm dan rata-rata 52,44 cm, panjang tungkai atas minimal 33 cm, maksimal 58 cm dan rata-rata 44,05 cm, lebar pinggul minimal 20cm, maksimal 36 dan rata-rata 25,18 cm, dan belum ada yang ergonomis dikarenakan kursi yang ergonomis adalah kursi yang di lengkapi dengan sandaran pinggul, tanga, kaki, dan sesuai dengan antropometri.
Kesimpulan dan saran dari karya tulis ilmiah ini adalah dari 38 responden yang di teliti ada responden yang sesuai atau sudah ergonomi dalam sikap kerja duduknya, dan  saran yang dapat diberikan kepada perusahaan adalah memberikan persyaratan tinggi badan dan pengukuran tinggi duduk serta tungkai bawah pekerja, untuk pekerja sebaiknya duduk engan sikap kerja duduk yang baik dan bila kurang nyaman bisa membawa sandaran kaki atau pijakan dadi atau kaki bersenderkan pada kaki meja atau kaki kursi.
    
Daftar bacaan : 
Kata kunci      : Sikap kerja duduk 
Klasifikasi       : 
  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar