Selasa, 12 November 2013

HUBUNGAN PEMAKAIAN KURSI KULIAH DENGAN TIMBULNYA TINGKAT KELELAHAN KERJA MAHASISWA DIII KESEHATAN LINGKUNGAN PURWOKERTO

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politekenik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, 12 Juli 2013

Abstrak
Yuni Astuti (firlyz117@gmail.com)
HUBUNGAN PEMAKAIAN KURSI KULIAH DENGAN TIMBULNYA TINGKAT KELELAHAN KERJA MAHASISWA DIII KESEHATAN LINGKUNGAN PURWOKERTO TAHUN 2013
xvii+66 halaman, tabel, gambar, lampiran  

Melakukan aktifitas dengan sikap duduk menggunakan kursi lebih baik dibandingkan dengan sikap berdiri, karena proses terjadinya lelah menjadi lambat. Mahasiswa DIII Kesehatan Lingkungan Purwokerto mengikuti pembelajaran di kelas dengan posisi duduk menggunakan kursi selama berjamjam, maka dari itu pentingnya kenyamanan dalam pemakaian kursi kuliah demi menunjang prestasi mahasiswa perlu diperhatikan, karena akibat dari kursi yang tidak sesuai dengan antropometri dapat menurunkan konsentrasi mahasiswa.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kursi kuliah, menganalisis jenis keluhan, dan menganalisis hubungan pemakian kursi kuliah dengan timbulnya tingkat kelelahan mahasiswa DIII Kesehatan Lingkungan Purwokerto.
Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Variabel
bebas kursi kuliah, variabel terikat kelelahan umum. Data disajikan dalam bentuk tabel, gambar, diagram dan narasi
Hasil penelitian ini keluhan adalah pegal ditangan, pegal dikaki, pegal dileher,pegal dipunggung, dan rasa panas pada bagian pantat. Jumlah sampel 20 mahasiswa dari 20 mahasiswa ada 16 mahasiswa yang tidak mengalami kelelahan dan ada 4 mahasiswa yang mengalami lelah ringan. Mahasiswa yang menggunakan kursi ergonomis ada 13, yang mengalami kelelahan ringan ada 2 mahasiswa dan 11 mahasiswa tidak mengalami lelah, serta mahasiswa yang menggunakan kursi non ergonomis ada 7, yang mengalami kelelahan ringan ada 2 mahasiswa, dan yang tidak mengalami lelah ada 5. Analisis hubungan pemakaian kursi kuliah dengan timbulnya kelelahan menggunakan Chi Square didapatkan hasil 0,482 > 0,05 yaitu tidak ada hubungan antara pemakaian kursi kuliah dengan timbulnya tingkat kelelahan mahasiswa.
Kesimpulan dari penelitian ini menggunakan Chi Square didapatkan hasil 0,482 > 0,05 yaitu tidak ada hubungan antara pemakaian kursi kuliah dengan timbulnya tingkat kelelahan mahasiswa, dengan nilai Coefisien Contingensi 0,155 menunjukan hubungan lemah.
Saran bagi peneliti selanjutnya menambah parameter acuan kursi ergonomis, dan bagi institusi agar mengganti dengan desain kursi yang bisa digunakan oleh semua ukuran tubuh mahasiswa.

Daftar bacaan : 2005-2013 (10)
Kata kunci      : kursi kuliah, kelelahan.
Klasifikasi      : -
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar