Senin, 11 November 2013

HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) AYAM

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2013
  
Abstrak  
Yuliatin Eki Nur Fajriyah (ekiyuliatin@rocketmail.com) 
STUDI HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) AYAM BACEM  DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH SRUWENG KABUPATEN KEBUMEN TAHUN
2013 
XVII+146 halaman: tabel, gambar, lampiran 

Upaya pemerintah dalam menjaga keamanan pangan yaitu mencegah tercemarnya pangan olahan oleh cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan  dan membahayakan kesehatan serta mengendalikan proses, antara lain pemilihan bahan baku, penggunaan bahan tambahan pangan, pengolahan dan pengemasan. Pada pemeriksaan biologis yang pernah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen terhadap menu daging ayam di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng dihasilkan bahwa daging tersebut positif Salmonella sp.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan HACCP ayam bacem di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan maksud menggambarkan penerapan HACCP dalam proses pembuatan ayam bacem di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng.
Hasil penelitian HACCP di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng adalah penjamah masih belum menggunakan APD dengan lengkap, peralatan dan bahan baku yang digunakan layak pakai, tempat yang digunakan kondisinya masih baik tetapi tempat pencucian alat tidak beratap, metode yang digunakan masih ada yang tidak sesuai. Pemeriksaan Salmonella sp pada ayam bacem didapatkan hasil yaitu negative. Pemeriksaan Angka Kuman pada alat makan berupa piring keramik didapatkan hasil 1.100 koloni/cm2 sedangkan pada piring stainless didapatkan hasil 6.840 koloni/cm2Hal tersebut menunjukkan bahwa angka kuman pada alat makan melebihi standar.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahan baku ayam bacem yang digunakan dalam kondisi baik, sedangkan kondisi penjamah, alat, tempat dan metode pengangkutan mempunyai resiko bahaya yang dapat mencemari ayam bacem secara fisik dan biologi. Saran untuk Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng adalah perlu menghimbau kepada penjamah untuk selalu memakai APD lengkap, memperbaiki metode pengangkutan dan pencucian alat.

Daftar bacaan : 30 (1986-2013)
Kata kunci      : HACCP, Ayam Bacem, Rumah Sakit
Klasifikasi       : -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar