Rabu, 10 Februari 2016

Departemen Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Karya Tulis Ilmiah, 19 Juli 2007

Abstrak  
P. Chandra Adi P. 
STUDI PERBANDINGAN VOLUME PRODUKSI BIOGAS DARI  BERBAGAI JENIS KOTORAN DI DESA KARANGMANGU KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2007 
xii + 35 halaman : tabel, lampiran  

Derajat kesehatan dipengaruhi juga oleh tingkat ekonomi, salah satunya dengan pengadaan bahan bakar. Dengan ketidakmampuan masyarakat mengadakan bahan bakar dapat menurunkan derajat kesehatan. Salah satu sumber energi yang ada adalah pemanfaatan kotoran ternak sebagai bahan pengganti bahan bakar dengan dijadikan biogas. Hal ini juga dapat meminimalisir terjadinya sarang serangga sebagai tempat breeding place vektor penyakit. 
Tujuan penelitian ini adalah membandingkan ke 3 jenis kotoran (sapi, ayam dan babi) dalam menghasilkan biogas. Metode penelitian adalah pra eksperimen desain Statistik Group Comparation dengan analisis one way yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk pelaksanaan penelitian eksperimen dengan satu jalur, dan juga untuk menguji hipotesis tidak ada perbedaan jumlah biogas yang dihasilkan dari masing-masing jenis kotoran (sapi, ayam dan babi) dengan tekanan 1 Kg/cm
dan diameter nozzle 0,5 mm. 
Hasil penelitian menunjukan hasil yang signifikan antara ke 3 jenis kotoran  dengan nilai beda antara kotoran sapi – ayam > , nilai beda sapi – babi >  dan nilai ayam – babi > . Hal ini membuktikan bahwa Ho diterima yang berarti tidak ada perbedaan jumlah biogas yang dihasilkan dari masing – masing jenis kotoran tapi menunjukan adanya perbedaan lamanya nyala api dan volume pada masing – masing kotoran. Sehingga perlu dilakukan Uji LSD ( Least Significant Difference ) untuk mengetahui perbedaan yang bermakna dari ke 3 jenis kotoran tersebut (sapi, ayam dan babi).dari uji LSD di dapat hasil lamanya nyala api kotoran sapi 190,5 detik dengan volume gas1962,5 cm3, kotoran ayam dengan lamanya nyala api 129 detik dengan volume 981,25 cm3 dan kotoran babi dengan lamanya nyala api 135 detik dengan volume 981,25 cm3. 
Kesimpulan dan saran dari ke 3 jenis kotoran (sapi, ayam dan babi) bahan kotoran yang paling baik untuk pembuatan biogas sesuai dengan penelitian ini adalah kotoran sapi dengan lamanya nyala api 190,5 detik dengan volume gas 1962,5 cm3. Kepada masyarakat terutama peternak sapi lebih baik digunakan sebagai bahan pembuatan biogas.  

Daftar bacaan  : 13 (1983-2004) 
Kata kunci       : biogas 
Klasifikasi       : - 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar