Jumat, 12 Februari 2016

Departemen Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Depkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2008


Abstrak 
Ike Retna Ardianingsih 
STUDI KOMPARASI EMISI KARBON MONOKSIDA (CO) PADA MOTOR MATIC DAN NON MATIC 4 TAK TAHUN PRODUKSI 2007 DI KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2008 
XIV+44 halaman : gambar, lampiran.  

Karbon Monoksida (CO) adalah gas tidak berwarna dan tidak berbau, sedikit larut dalam air dan larut dalam etanol dan benzene. Gas ini mudah terbakar dan sangat beracun. Gas ini dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna terhadap karbon dan ada dalam gas buang kendaraan. Mengingat banyaknya dampak yang ditimbulkan akibat gas CO, maka usaha pengendalian Gas CO terutama dari sumbernya, misalnya emisi dari kendaraan bermotor sangat perlu dilakukan.  
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan tujuan untuk menganalisis perbedaan emisi CO antara motor matic dan motor non matic 4 tak tahun produksi 2007.  
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menggunakan uji t-test (postpost) dengan software SPSS 13,0 diketahui bahwa emisi CO yang dikeluarkan dari knalpot motor matic adalah 0,15 % dan motor non matic  4 tak adalah 2,37 % Hasil pengukuran memiliki nilai signifikasi  ,000. Nilai tersebut < α (0,05) menunjukkan perbedaan yang bermakna dalam hal CO. 
Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa motor matic memiliki emisi CO yang lebih rendah, dibandingkan motor non matic 4 tak. Desain mesin seperti pada motor matic perlu lebih ditingkatkan lagi, agar emisi Karbon Monoksida (CO) yang dikeluarkan dari kendaraan dapat diminimalisir sehingga pencemaran udara akibat Karbon Monoksida (CO) dapat dikendalikan. 
  
Daftar bacaan : 10 (1991-2008) 
Kata kunci      : Karbon monoksida (CO), motor matic dan motor non matic 4 tak 
Klasifikasi      : - 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar