Selasa, 02 Februari 2016

HUBUNGAN PAPARAN DEBU DENGAN KAPASITAS PARU PEKERJA PENGGILINGAN PADI


Departemen Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2008 

Abstrak 
Dewi Yuliyati 
HUBUNGAN PAPARAN DEBU DENGAN KAPASITAS PARU PEKERJA PENGGILINGAN PADI “TANI MULYA” DI DESA KALITINGGAR KIDUL KECAMATAN PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2008
XV+52 halaman : tabel, gambar, lampiran. 

Debu adalah Partikel benda padat yang terjadi karena proses mekanis (pemecahan dan reduksi) terhadap masa padat, dimana masih dipengaruhi oleh gravitasi. Debu penggilingan padi akan bertaburan disekitar tempat dan jika dibiarkan akan masuk kesaluran pernafasan, Semakin lama paparan debu maka gejala fungsi paru bertambah berat. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui paparan debu penggilingan padi, mengetahui besar kapasitas paru pekerja penggilingan padi, dan mengetahui adakah hubungan antara paparan debu dengan kapasitas paru pekerja penggilingan padi. 
Metode yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dengan observasi, pengukuran, dan wawancara menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, coding, tabulating. Data dalam penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Analisis data yang digunakan adalah uji regresi sederhana, digunakan untuk memperkirakan besarnya kapasitas paru pekerja penggilingan padi bila diketahui besar paparan debu industri penggilingan padi. 
Hasil penelitian adalah paparan debu pekerja terbesar 114.2 mg/m. Kapasitas paru pekerja normal untuk parameter FVC 80.50% tingkat signifikansi 0.113 lebih besar dari probalitas 0.05 dan untuk parameter FEV1 85.41% tingkat signifikansi 0.020 lebih kecil dari probalitas 0.05. 
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa paparan debu penggilingan padi melebihi NAB 11 responden (91.7%). Tidak ada hubungan antara paparan debu dengan kapasitas vital paksa (FVC) tetapi ada hubungan antara paparan debu dengan  kapasitas ekspirasi paksa detik pertama (FEV1). Saran yang dapat penulis sampaikan yaitu untuk mengurangi debu yang masuk ke dalam saluran pernapasan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti masker. 

Daftar bacaan : 18 (1982-2003) 
Kata kunci      : Kapasitas Paru 
Klasifikasi      : -   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar