Selasa, 02 Februari 2016

Departemen Kesehatan Republik Indonesia 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Politeknik Kesehatan Semarang Karya 
Tulis Ilmiah, Juni 2008 


Abstrak 
Septa Dwi Hapsari 
STUDI KOMPARASI KANDUNGAN N, P, K PADA KOMPOS SAMPAH RUMAH TANGGA ANTARA PENAMBAHAN KOTORAN KAMBING DAN MP4 DI DESA DEMANGSARI KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2008 
XII+56 halaman : tabel, gambar, , lampiran.  

Sampah adalah bahan buangan sebagai akibat aktivitas manusia dan binatang, yang merupakan bahan yang sudah tidak digunakan lagi, sebagai barang yang tidak berguna lagi. Sampah dapat menjadi sarang penyakit, dari sudut estetika menjijikan dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Sampah dapat dimanfaatkan menjadi kompos. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kandungan N, P, K pada kompos sampah rumah tangga antara penambahan kotoran kambing dan EM
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dan menurut lokasinya merupakan penelitian lapangan dengan tujuan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kandungan N, P, K pada kompos sampah rumah tangga antara penambahan kotoran kambing dan EM4. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dengan menggunakan uji t-test (tidak berpasangan) diketahui bahwa kandungan N, P, K pada kompos sampah rumah tangga dengan penambahan kotoran kambing adalah 3,48 %:1,18%:5,83%. Kandungan N, P, K  pada kompos sampah rumah tangga dengan penambahan EM4
 adalah 3,45%:1,10%:4,99 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan kandungan N,P,K pada kompos sampah rumah tangga antara penambahan kotoran kambing dan EM
Saran peneliti adalah masyarakat apabila akan memupuk tanaman, hendaknya memperhatikan unsur hara yang diperlukan oleh tanaman tersebut. 

Daftar bacaan : 14 (1981-2007) 
Kata kunci      : kompos 
Klasifikasi      : - 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar