Selasa, 02 Februari 2016

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2011
  

Abstrak 
Siti Ambara wulan 
STUDI PENERAPAN HYGIENE SANITASI MAKANAN DI KANTIN SMK PGRI 1 TAMAN KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2011 
Xvi+77: gambar, tabel, lampiran  

Hygiene sanitasi makanan yang baik akan mempengaruhi kualitas makanan yang dihasilkan. Proses pengolahan makanan yang tidak memenuhi persyaratan hygiene sanitasi makanan dan minuman dapat menyebabkan keracunan makanan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan enam prinsip hygiene sanitasi makanan mulai dari penyediaan bahan makanan sampai penyajian makanan dilaksanakan sesuai dengan persyaratan hygiene sanitasi tempat pengolahan makanan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data diperoleh dari kantin SMK PGRI 1 Taman dan laboratorium dengan cara observasi, wawancara, pengukuran dan pemeriksaan laboratorium yang kemudian di analisis.  
Hasil penelitian dari checklist dan kuesioner penjamah dikantin cukup baik. Keempat kantin di SMK PGRI 1 Taman proses penyediaan bahan makanan, pengangkutan makanan, penyimpanan makanan dan penyajian makanan sudah memenuhi syarat. Tetapi pada proses penyimpanan bahan makanan dan pengolahan makanan belum memenuhi persyaratan kesehatan. Hasil pengukuran suhu, kelembaban dan pencahayaan sudah memenuhi syarat. Pemeriksaan kualitas fisik makanan dari empat kantin dikatakan baik. Pemeriksaan MPN coliform pada sempel es teh manis di empat kantin tidak memenuhi syarat kesehatan. Hasil pemeriksaan angka kuman pada sampel nasi rames di empat kantin memenuhi syarat. Hasil pemeriksaan angka kuman pada alat makan dari empat kantin dengan sampel sendok makan memenuhi syarat kesehatan. Hasil pemeriksaan kandungan zat warna dari empat kantin dengan sampel sirup diperoleh hasil negatif. 
Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan hygiene sanitasi makanan pada empat kantin di SMK PGRI 1 Taman  cukup baik dan menyarankan untuk selalu menjaga kebersihan tempat pengolahan makanan dan bagi para penjamah diadakan pelatihan tentang penyehatan makanan dan minuman terutama penjamah memakai pakaian kerja, tidak merokok, dan tidak memakai cincin pada saat pengolahan demi menghindari pencemaran bakteri pada makanan.  

Daftar bacaan  : 21 (1977-2011) 
Kata kunci       : penerapan hygiene sanitasi makanan 
Klasifikasi       :  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar