Rabu, 03 Februari 2016

Departemen Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Depkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Program Studi D III Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2009 


Abstrak  
YULIANS ROSDHATAMA 
STUDI KADAR DEBU DI KAWASAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KARANGKANDRI KABUPATEN CILACAP TAHUN 2009 
xiv + 88 halaman : lampiran, tabel, gambar  

Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan individu, keluarga dan masyarakat secara optimal dan berkesinambungan terus digalakkan, salah satunya adalah mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehatagar dapat melindungi masyarakat dari ancaman bahaya yang berasal dari lingkungan. Pencemaran udara yang disebabkan oleh debu batubara di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Karang Kandri Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap meresahkan warga di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tersebut. Sebaran polutan debu berwarna coklat pekat berterbangan menyelumuti pemukiman penduduk sehingga tidak sedikit warga yang menderita gangguan pernafasan, batuk, mata perih bahkan bau batubara yang menyengat. 
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kadar debu di sebelah timur, barat dan utara PLTU pada jarak pengukuran 500 m, 750 m, 1000 m serta untuk mengetahui  hubungan antara jarak pengukuran dengan tingkat kadar debu. Jenis penelitian ini adalah analisis inferensial dengan metode observasional yang bermagsud untuk mengetahui dan memperoleh data tentang tingkat kadar debu di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Karangkandri. 
Hasil penelitian didapat dengan cara pengukuran kadar debu menggunakan alat pengukur Environental Particulate Air Monitoring 5000, jenis pengukuran adalah debu 10 m (PM 10) dengan durasi pengukuran selama 10 menit. Pengukuran dilakukan pada 3 lokasi yaitu lokasi timur, barat dan utara yang masing-masing lokasi dibagi 3 titik pengukuran pada jarak 500 m, 750 m dan 1000 m. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dianalisis dengan uji korelasi pearson product moment disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara jarak pengukuran dengan tingkat kadar debu (p = 0,521). 
Diharapkan pihak Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk lebih meningkatkan kualites pabrik yang ramah lingkungan sehingga tercipta derajat kesehatan masyarakat yang optimal. 

Daftar bacaan : 18 (1982  2009) 
Kata kunci      : Kadar Debu  
Klasifikasi       :  _
Full text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar