Senin, 22 September 2014

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Polteknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2014

Abstrak
Nuzul Lutfiana Rokhmah  ( nuzul14.NL@gmail.com )
STUDY BAKTERI Salmonella sp PADA SATE USUS AYAM ANGKRINGAN DI Jl. KAMPUS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DAN Jl. Dr. SUHARSO GOR SATRIA PURWOKERTO BANYUMAS TAHUN 2014
XXI +  104 halaman : gambar, tabel, lampiran

Kualitas usus ayam yang dijual di pasar tidak terlepas dari pengaruh sanitasi disekitar lingkungan tempat penjualan  dan prinsip pengelolaan makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sanitasi pengeloaan sate usus ayam, pengamanan bahan makanan, penyimpanan bahan usus ayam mentah , pengolahan sate usus ayam, penyimpanan sate usus ayam, pengangkutan sate usus ayam ke penyajian, penyajian sate usus ayam, dan ada tidaknya bakteri salmonella pada sate usus ayam.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggambarkan sanitasi pengolahan sate usus ayam, pengamanan bahan makanan, penyimpanan bahan usus ayam mentah, pengolahan usus ayam menjadi sate usus ayam, penyimpanan sate usus ayam, pengangkutan sate usus ayam dari tempat penyimpanan ke tempat penyajian, penyajian sate usus angkringan, dan mengetahui ada tidaknya Salmoenlla sp pada sate usus ayam. Cara pengumpulan data dengan wawancara  pemilik industri, observasi menggunakan checklist, dan pemeriksaan sate usus ayam di laboratorium sebagai data pendukung.
Hasil penelitian ini adalah masih banyak penjamah yang tidak memenuhi syarat yaitu angkringan 1 sampai 9 dikarenakan tidak memakai celemek, tutup kepala, sarung tangan dan berperilaku merokok dan memakai perhiasan yang bermotif banyak ketika mengolah makanan. Peralatan yang digunakan masih layak pakai. Tempat pengolahan masih ada yang tidak bersih, tidak bebas lalat dan tikus. Hasil pemeriksaan laboratorium, 1 sampel tidak  memenuhi standar  ( sampel 8) .
Kesimpulan adalah sanitasi pengelolaan sate usus ayam terutama penjamah, masih ada yang belum memakai celemek, tutup kepala, sarung tangan, berperilaku merokok dan memakai perhiasan ketika mengolah makanan sehingga menjadi faktor resiko penularan penyakit kedalam makanan. Penyimpanan makanan masih ada yang terbuka sehingga makanan mudah terkontaminasi. Saran untuk pengelola diharapkan untuk pengelola mengikuti penyuluhan yang diadakan oleh sanitarian puskesmas dan menindak lanjuti saran dari peneliti.

Daftar bacaan : 24  ( 1992-2013 )
Kata Kunci     : Salmonella sp pada sate usus ayam
Klasifikasi       :
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar