Senin, 01 September 2014

EFISIENSI IPAL KOMUNAL DALAM MENURUNKAN COD

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik  Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014

Abstrak
Ngizatul Ngainiyah (Ngizatul_0143@yahoo.com)
EFISIENSI IPAL KOMUNAL DALAM MENURUNKAN COD DI KELURAHAN KARANG PUCUNG KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2014

XIX + 123 halaman: gambar, tabel, lampiran.
Limbah cair domestik yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat dapat berupa pencemaran air yang berpengaruh terhadap kesehatan manusia. Chemical Oxygen Demand (COD) merupakan salah satu parameter air limbah. Kadar COD pada effluent air limbah yang terlalu tinggi menyebabkan oksigen terlarut akan berkurang dengan cepat dan akibatnya biota air akan mati. Salah satu teknologi pengolahan air limbah adalah dengan metode filter anaerobik. Teknologi ini telah diaplikasikan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal. Penelitian sebelumnya tentang efisiensi filter anaerobik dalam menurunkan kadar COD oleh Nusa Idaman Said didapatkan efisiensi sebesar 80%. Penelitian serupa belum pernah dilakukan pada sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal.
Tujuan penelitian untuk mengetahui efisiensi Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal dalam menurunkan kadar COD di Kelurahan Karang Pucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas.
Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang pengumpulan datanya dilakukan dalam waktu singkat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal, sedangkan variabel terikatnya adalah kadar COD.
Hasil penelitian ini diketahui kadar COD rata – rata air limbah pada inlet Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal sebesar 155, 5 mg/ liter dan outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal sebesar 28,16 mg/ liter. Hasil analisis statistik diperoleh nilai signifikan kurang dari 0,05 yaitu 0,028.
Kesimpulan penelitian ini adalah efisiensi Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal dalam menurunkan kadar COD sebesar 81,9%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal sudah efisien dalam menurunkan kadar COD (efisien jika persen penurunan 80% – 90%). Masyarakat pemanfaat Instalasi Pengolahan Air Limbah sebaiknya ikut berperan serta dalam upaya pemeliharaan dan perawatan Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal. 

 Daftar bacaan : 30 (1976 - 2014)
Kata kunci : Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal,
                     COD (Chemical Oxygen Demand)
Klasifikasi  : -
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar