Selasa, 02 September 2014

HUBUNGAN SUHU RUANG DAPUR PENGOLAHAN JENANG DENGAN TIMBULNYA KELELAHAN PEKERJA JENANG JAKET


                                                                                              Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
                                                                                             Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
                                                                                            Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
                                                                                Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
                                                                                                                  Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014

Abstrak
KHOIRUNNISA (khoir.nisa25@gmail.com)
HUBUNGAN SUHU RUANG DAPUR PENGOLAHAN JENANG DENGAN TIMBULNYA KELELAHAN PEKERJA JENANG JAKET ASLI DI DESA MERSI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2014 
Xvi + 65 halaman : gambar, tabel, lampiran

Kelelahan adalah kondisi tubuh mengalami proses penurunan kemampuan, konsentrasi, koordinasi, pengurangan tenaga yang berakibat pada penurunan produksi dan bila diteruskan dapat mengakibatkan pekerja mengalami celaka yang merugikan pekerja dan perusahaan. Suhu panas merupakan salah satu faktor lingkungan yang dapat mengakibatkan pekerja merasa cepat lelah. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran hubungan suhu ruang dapur pengolahan jenang dengan timbulnya kelelahan pekerja jenang jaket asli di Desa Mersi Purwokerto Timur.
Jenis penelitian ini adalah observasi analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu seluruh pekerja pada bagian dapur pengolahan jenang jaket asli di Desa Mersi Purwokerto Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan wawanncara dan pengukuran. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Pearson.
Hasil penelitian yang didapat dari pengukuran dan wawancara yaitu suhu ruang dapur dalam pengolahan jenang tidak memenuhi syarat karena tidak pada rentang 18-30 0C, sedangkan suhu ruang dapur luar pengolahan jenang memenuhi syarat dan semua pekerja pada bagian dapur mengalami peningkatan kelelahan setelah bekerja. Dari hasil analisis dengan menggunakan software pengolah data statistik didapatkan nilai p (taraf signikasi) = 0,421 dan level signifikasi yang dipakai adalah α = 0,05. Maka dari hasil perhitungan tersebut diketahui tidak ada hubungan antara suhu ruang dapur pengolahan jenang dengan timbulnya kelelahan kelelahan pekerja.
Kesimpulan suhu ruang dapur dalam tidak memenuhi syarat dan semua pekerja mengalami peningkatan kelelahan setelah bekerja. Disarankan kepada pihak pelaku usaha untuk melepas kaca yang terpasang di ventilasi dan bagi pekerja sebaiknya waktu istirahat digunakan sepenuhnya untuk beristirahat.

Daftar bacaan : 12 (2003-2013)
Kata kunci      : Kelelahan kerja
Klasifikasi      : -
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar