Senin, 22 September 2014

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Poltekkes Kemenkes Semarang Jurusan Kesehatan Lingkungan
Prodi D III Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2014

Abstrak 
Tera Dini Tantriani (teratantrijasmine@yahoo.co.id)
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN HEPATITIS A DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANAREJA I KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP TAHUN 2014 
xvii + 163 halaman : gambar, tabel, lampiran 

Hepatitis A suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Virus Hepatitis A, yang mengakibatkan kerugian dalam skala besar karena sifat virus yang dapat menyerang berbagai kelompok umur tanpa mengenal batas-batas negara dan ada hampir di seluruh dunia. Virus Hepatitis A menyebabkan penyakit yang bersifat endemis. Penyebab terjadinya hepatitis A di sebabkan karena sanitasi lingkungan yang buruk (sumber air bersih, tempat cuci tangan dan jamban) dan perilaku hidup bersih dan sehat (cara mengelola makanan-minuman, cara merebus air minum, peralatan makan yang dicampur, cara mencuci peralatan makan, tempat buang air besar, kebiasaan mencuci tangan setelah buang air besar menggunakan sabun, kebiasaan jajan diluar). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian hepatitis A Di wilayah kerja Puskesmas Wanareja I Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap.   Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2014. Jenis penelitian ini menggunakan Case Control. Lokasi penelitian ini dilakukan di Puskesmas Wanareja I Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Seluruh perhitungan menggunakan program computer dan dianalisis dengan uji statistik Chi Square.    Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat yang berhubungan dengan kejadian hepatitis A yaitu sumber air besih (p=0,00; OR=4,267), tempat cuci tangan (p=0,000; OR=8,438), jamban (p=0,000; OR=19,148), , tempat buang air besar (p=0,000; OR=19,148), kategori sanitasi lingkungan (p 0.000; OR 36,000),cara mengelola makanan-minuman (p=0,000; OR=10,800), cara merebus air minum (p=0,002; OR=3,625), peralatan makan dicampur (p=0,041; OR=2,332), cara mencuci peralatan makan (p=0,000; OR=6,250), kebiasaan cuci tangan setelah buang air besar (p=0,004; OR= 3,399), kebiasaan jajan diluar (p=0,000; OR=6,290), kategori PHBS (p 0,000; OR 58,909).   Kesimpulan penelitian sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) berhubungan dengan kejadian hepatitis A. Instansi kesehatan melakukan khlorinasi serentak air bersih di desa yang sedang terkena wabah untuk memutus mata rantai, penyuluhan kepada masyarakat tentang penularan hepatitis A dan perlunya menerapkan pola hidup bersih dan sehat disertai selalu mencuci tangan menggunakan sabun setiap setelah buang air besar, sebelum mengolah makanan, sebelum dan setelah makan.

Daftar bacaan : 25 (1991 – 2013)
Kata Kunci : Hepatitis A
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar