Selasa, 23 September 2014

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang  
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan  
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2014

Abstrak
Kusma Windi Astuti (kusmawindiastuti@ymail.com)
STUDI ANGKA KUMAN LINEN SESUDAH DIKELOLA BAGIAN LAUNDRY RSUD KRT SETJONEGORO WONOSOBO TAHUN 2014
 XVI +105 Halaman, Gambar, Tabel,Lampiran  

RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo merupakan Rumah Sakit tipe C dengan jumlah tempat tidur 236. Lingkungan rumah sakit yang kurang baik merupakan sumber potensi terjadinya infeksi nosokomial salah satu factor penyebabnya adalah linen. Jika penanganan linen dilakukan tidak baik maka dapat menyebabakan penyebaran penyakit dari ruangan satu ke ruang yang lain, dari orang sakit ke orang sehat, ataupun dari pasien ke petugas rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung angka kuman linen setelah dikelola oleh bagian laundry. 
Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan crossectional, yaitu dengan cara membandingkan hasil penelitian yang dilakukan dengan teori dan peraturan yang berlaku yaitu KEPMENKES RI. NO.1204 / MENKES / SK / X / 2004 tentang persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Standar kuman bagi linen bersih setelah keluar dari proses tidak mengandung 6x10 3
spora spesies Bacilus per inci persegi. Pengambilan mikroba pada permukaan bahan (linen) dengan menggunakan cara swab (usap), yaitu mengusap permukaan linen dengan kapas steril / cotton bud seluas 4 x 4 cm. Jenis linen yang diambil yaitu dug lubang sedang, perlak, stik laken, jas operasi, seimut, dan sarung bantal. 
Hasil pemeriksaa diperoleh bahwa angka kuman linen di RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo masih memenuhi syarat. Pada sampel dug lubang sedang yaitu 2635 inci persegi, perlak 1658,5 inci persegi, stik laken yaitu 15,5 inci persegi jas operasi 15,5 inci persegi, sarung bantal yaitu 3363,8 inci persegi, dan selimut yaitu 16434 inci persegi.
Kesimpulanya adalah walaupun hasil pemeriksaan angka kuman pada linen masih memenuhi syarat dan belum pernah terjadi infeksi nosokomial sebaiknya dilakukan upaya untuk mencegah terjadinya  infeksi nosokomial. Peneliti menyarankan kepada pihak pengelola laundry untuk lebih memperhatikan proses pengelolaan linen dan petugas yang perlu diberi pembekalan atau pelatihan tentang pengelolaan linen rumah sakit.

Daftar Bacaan  : 15 (1988-2013)
Kata Kunci      :  Angka Kuman, Pengelolaan Linen
Klasifikasi       :
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar