Senin, 01 September 2014

SANITASI DAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR MINUM PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU)


                                                                                        Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  
                                                                                          Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang  
                                                                                         Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto   
                                                                             Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan  
                                                                                                               Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014

Abstrak 
Dwi Lestari (dwi_lezz28@yahoo.co.id )
SANITASI DAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR MINUM PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2014.                                                                                                     
XVI + 101 halaman : gambar, tabel, lampiran. 

Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) merupakan tempat penyediaan air minum isi ulang yang dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat. Kualitas air minum banyak yang belum memenuhi standar kesehatan, sehingga masyarakat belum terlindungi kesehatannya akibat mengkonsumsi air minum dari jasa DAMIU. DAMIU adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjual langsung kepada konsumen. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kondisi sanitasi dan kualitas bakteriologis air minum pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga tahun 2014. 
Metode penelitian yang digunakkan adalah metode deskriptif dengan maksud untuk memberikan gambaran tentang hygiene sanitasi pengelolaan air minum isi ulang (AMIU) dan mengetahui kandungan bakteri Coliform AMIU pada DAMIU di Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga.
Hasil penelitian menunjukan bahwa  dari 19 DAMIU di Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga yang diteliti ada 12 DAMIU (63%) menggunakan teknologi Sinar UV, Ozon, 6 (32%) DAMIU menggunakan Teknologi Sinar UV, Ozon, dan RO, dan 1 DAMIU (5%) menggunakan Teknologi RO. Sedangkan DAMIU yang kualitas bakteriologisnya tidak memenuhi syarat ada 7 DAMIU (37%) yaitu DAMIU K, L, M, O, P, Q, danR mengandung bakteri Coliform.
Kesimpulan adalah kualitas bakteriologis air minum isi ulang  yang memenuhi syarat ada 12 DAMIU (63%), sedangkan yang tidak memenuhi syarat ada 7 DAMIU (37%). Hasil penilaian Sanitasi DAMIU didapatkan 6 DAMIU (32%) mendapatkan kategori sangat baik, 11 DAMIU (58%) mendapatkan kategori baik, serta 2 DAMIU (10%) mendapatkan kategoi cukup. Seain itu ada 11 DAMIU (58%) yang belum meiliki sertifikat Laik Hygiene Sanitasi. Perlu adanya peningkatan pengawasan dan pembinaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga kepada pengusaha tentang kegiatan pengolahan air minum pada DAMIU supaya perlindungan terhadap kesehatan konsumen DAMIU terjamin.

Daftar Bacaan :  14 (1990-2013)
Kata Kunci      : Sanitasi, Kualitas Bakteriologis, DAMIU
Klasifikasi       :  -  
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar