Senin, 22 September 2014

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia   
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang   
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan    
                                                                                                                  Karya Tulis Ilmiah, Juni 2014

Abstrak
Prastyana Ovi Oktaviandani ( oviandai@yahoo.co.id)
KANDUNGAN BAKTERI SALMONELLA sp PADA SUSU SAPI SEGAR DI BBPTU HPT BATURRADEN TAHUN 2014. 
xv + 81 halaman : gambar, tabel. Lampiran

Susu sapi segar adalah cairan bergizi berwarna putih yang dihasilkan oleh kelenjar susu
mamalia betina yang belum ditambahkan ataupun dikurangi sesuatu kedalam susu. Bakteri Salmonella sp yaitu suatu genus bakteri yang merupakan penyebab utama penyakit bawaan makanan dan umumnya bakteri ini ditularkan ke manusia melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi yang berasal dari hewan, terutama daging, unggas, telur, dan susu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ada tidaknya Salmonella sp pada susu sapi segar yang berada di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang mendeskripsikan tentang sanitasi kandang, proses pemerahan, kesehatan sapi dan ada tidaknya bakteri Salmonella sp pada susu sapi segar. Cara pengumpulan dengan wawancara dan observasi di peternakan tersebut menggunakan checklist, dan pemeriksaan susu sapi di laboratorium sebagai data pendukung.
Hasil penelitian kondisi sanitasi kandang mendapat skor (71%) dengan katagori sedang,proses pemerahan mendapat skor (100%) dengan katagori baik, kesehatan sapi yang sudah terjaga dengan baik disetiap harinya selalu dicek kesehatannya, dan berdasarkan hasil penelitian di laboratorium Kesehatan Lingkungan Purwokerto 2 sampel susu sapi segar telah memenuhi persyaratan dengan hasil negative tidak ada bakteri Salmonella sp. Sehingga produksi yang dihasilkan telah memenuhi standar yang berlaku yaitu negatif.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses pemerahan susu sapi sudah baik dengan skor 100 %, kondisi sanitasi kandang mendapat skor (71%) dengan katagori sedang serta dari 2 sampel susu sapi tidak diketahui adanya bakteri Salmonella sehingga memenuhi standar yang telah ditentukan berdasarkan Peraturan Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI. No.HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009 tentang penetapan batas maksimal cemaran mikroba dan kimia dalam makanan yaitu negatif (nol). Saran yang dapat diberikan yaitu selalu memperhatikan kandang ternak agar selalu dijaga kebersihannya dan terhidar dari binatang pengganggu seperti tikus, lalat, dan nyamuk dan tercemarnya bakteri. 

Daftar bacaan  : 15 (1999  2014)
Kata Kunci      : Salmonella, Susu Sapi
Klasifikasi       : -
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar