Selasa, 23 September 2014

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan 
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2014

Abstrak
Wildan Sani Rahmansyah  ( wildan.rahmansyah@yahoo.com )
PENGARUH KAPASITAS PRODUKSI TERHADAP KADAR BOD LIMBAH INDUSTRI TAHU DI DESA KALISARI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2014
xvi+82 halaman, tabel, gambar, lampiran

Limbah dengan kadar BOD tinggi dapat menimbulkan masalah polusi jika dibuang langsung ke dalam suatu perairan, karena akibat pengambilan oksigen ini akan segera mengganggu seluruh keseimbangan ekologik dan bahkan dapat menyebabkan kematian ikan biota perairan lainnya. 11 % dari 259 industri tahu di Desa Kalisari membuang limbah cairnya secara langsung ke sungai tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu. Tujuan penelitian ini untuk mengkalkulasi dan menganalisis hasil produksi tahu dengan kadar BOD limbah cair industri pembuatan tahu di desa Kalisari Kecamatan Cilongok Tahun 2014.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian analisis inferensial dengan pendekatan crossectional.
Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan random sampling, sampel yang diambil sebanyak 11 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan pengukuran secara langsung meliputi pH, suhu, debit, kadar BOD. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kapasitas produksi tahu, variabel terikat adalah kadar BOD limbah industri tahu, dan variabel pengganggu adalah pH, suhu, debit limbah, kebutuhan air bersih, banyaknya bahan baku yang digunakan. Produksi tahu industri pertama sebanyak 40 kg, kedua 22 kg, ketiga 26 kg, keempat 70 kg, kelima 130 kg, keenam 220 kg, ketujuh 80 kg, kedelapan 36 kg, kesembilan 80 kg, kesepuluh 50 kg, kesebelas 50 kg. Kadar BOD limbah tahu industri tahu pertama 7481,76 mg/L, kedua 6595,49, ketiga 6783,26 mg/L, keempat 7535,98 mg/L, kelima 6951,89 mg/L, keenam 7680,37 mg/L, ketujuh 7189,25 mg/L, kedelapan 7366,67 mg/L, kesembilan 7579,95 mg/L, kesepuluh 6926,35 mg/L, kesebelas 9004,81 mg/L. Rata-rata suhu limbah tahu yang diperiksa yaitu 63,45°C, pH limbah tahu 5, debit limbah tahu 0,134 L/detik, kebutuhan air bersih sebanyak 6480 L, dan kebutuhan kedelai sebanyak 73 kg.
Kesimpulan uji paired t test diperoleh nilai signifikan 0,651 > 0,05, sehingga tidak ada pengaruh kapasitas produksi terhadap kadar BOD limbah industri tahu. Saran untuk pemilik industri agar menyalurkan limbah ke IPAL komunal, sehingga tidak mencemari lingkungan sungai maupun lingkungan lainnya.

Daftar bacaan : 19  ( 1984-2013 )
Kata kunci     : Produksi Tahu, BOD Tahu
Klasifikasi      : -
Fulltext

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar