Senin, 22 September 2014

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA 
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN PURWOKERTO  
PROGRAM STUDI DIPLOMA III KESEHATAN LINGKUNGAN
KARYA TULIS ILMIAH 2014 

Abstrak
Sukma Indah Ardiani (iindavicious@yahoo.com)
STUDI DESKRIPTIF TENTANG KONDISI LINGKUNGAN DAERAH KASUS LEPTOSPIROSIS DI DESA SIKAPAT KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2014
xiv + 67 halaman : gambar, tabel, lampiran 

Leptospirosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dapat menyerang manusia maupun hewan. Tikus adalah reservoar utama dan penular Leptospira paling berbahaya. Kejadian leptospirosis dipengaruhi oleh lingkungan biotik dan abiotik. Lingkungan biotik meliputi vegetasi dan trapp succes. Lingkungan abiotik meliputi pencahayaan, kelembaban, suhu, dan riwayat banjir. Tujuan penelitian mengetahui gambaran tentang kondisi lingkungan daerah kasus leptospirosis di Desa Sikapat Kecamatan Sumbang Kabupaten Cilacap.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan observasional yaitu penelitian dengan menggambarkan kondisi lingkungan yang mempengaruhi kejadian Leptospirosis.
Hasil penelitian ini adalah 95% rumah memiliki vegetasi lebih dari 3 jenis, 100% terdapat reservoar, bukan daerah banjir, suhu rata-rata 28C, rata-rata kelembaban 61%, dan rata-rata pencahayaan 209 lux.  Kesimpulan penelitian vegetasi lebih dari 3 jenis tumbuhan, terdapat reservoar, bukan daerah banjir, rata-rata suhu udara 28oC, rata-rata kelembaban 61%, dan rata-rata pencahayaan 209 lux tidak berpotensi menularkan bakteri Leptospira. Saran yang diberikan kepada penderita dan masyarakat adalah membiasakan diri berperilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun, menghindari mandi dan berenang di air kotor, memasang perangkap tikus secara rutin menggunakan alas kaki saat akan keluar rumah, dan menutup lubang yang memungkinkan adanya tempat perkembangbiakan tikus.
     
Daftar bacaan  : 12 (2001-2013)
Kata kunci       : Leptospirosis, lingkungan biotik dan abiotik
Klasifikasi       : - 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar