Selasa, 25 September 2018

TINJAUAN pH AIR HUJAN DI STASIUN KLIMATOLOGI KECAMATAN SEMARANG BARAT TAHUN 2018

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Mei 2018

Abstrak
Sanisa Eka Setiyaningrum (sanisaeka30@yahoo.co.id)
TINJAUAN pH AIR HUJAN DI STASIUN KLIMATOLOGI KECAMATAN SEMARANG
BARAT TAHUN 2018
XVII + 52 halaman: gambar, tabel, lampiran

Air hujan merupakan sumber air yang dapat dimanfaatkan secara langsung untuk mengatasi kekurangan air pada musim kemarau dan banjir pada musim penghujan, tetapi air hujan dapat tercemar karena adanya peningkatan kadar ion hydrogen di dalam air (pH rendah). pH air hujan di Kota Semarang pada tahun 2009 - 2011 berkisar antara 5,46 – 4,36. Tujuan penelitian untuk mengetahui pH air hujan di Stasiun Klimatologi Kecamatan Semarang Barat. 
Jenis penelitian  deskriptif. Subyek penelitian adalah pH air hujan di Stasiun Klimatologi Kecamatan Semarang Barat. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan penelusuran dokumen. Anal isis yang digunakan yakni membandingkan data pH air hujan di Stasiun Klimatologi dengan baku mutu sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 32 tahun 2017.
Hasil penelitian diperoleh dar i penelusuran dokumen menunjukkan bahwa pH air hujan di Stasiun Klimatologi Semarang periode bulan Januari – Maret tahun 2018 mengalami penurunan. pH tertinggi terdapat pada bulan Januari dengan rata – rata 4,97, diikuti bulan Februari dengan rata – rata 4,68, kemudian bulan Maret dengan rata – rata 4,63.
Kesimpulan bahwa pH air hujan di Stasiun Klimatologi Kecamatan Semarang Barat tidak dapat dijadikan air bersih secara langsung. Upaya untuk mengatasi permasalahan yang ada, air hujan di Kecamatan Semarang Barat jika digunakan sebagai air bersih perlu dilakukan pengolahan yang sesuai.

Daftar bacaan : 21 (2001 – 2017)
Kata kunci      : Air B
Klasifikasi      :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar