Senin, 09 November 2015


                                                                                           Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
                                                                                             Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
                                                                                           Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
                                                                                 Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
                                                                                                                  Karya Tulis Ilmiah, Juli 2015


Abstrak
Hananto Praga Setiadi
STUDI PENGELOLAAN SAMPAH DI BANK SAMPAH UNGGULAN KELURAHAN SUMAMPIR KECAMATAN PURWOKERTO UTARA KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2015
XVII + 65 halaman: gambar, tabel, lampiran

Bank sampah adalah tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat di daur ulang dan atau diguna ulang yang memiliki nilai ekonomi. Sampah akan terus di produksi dan tidak pernah berhenti selama manusia ada. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan gangguan seperti menurunkan higienis dan kelestarian lingkungan, rusaknya tanah atau sebagai tempat berkembangnya vektor penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang pengelolaan yang ada di bank sampah mulai dari penerimaan sampah, penyimpanan sementara, pemilahan sampah, pemanfaatan sampah, dan pembuangan akhir sampah. 
Metode penelitian ini adalah metode deskriptif, dimana peneliti mendeskripsikan tentang pengelolaan sampah yang ada di bank sampah Unggulan, yang meliputi penerimaan sampah, penyimpanan sementara, pemilahan sampah, pemanfaatan sampah, dan pembuangan akhir sampah. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan sampah di bank sampah Unggulan dengan jumlah 51 orang nasabah mampu menghasilkan sampah setiap bulannya sebesar 56 kg dengar rata-rata sampah yang diterima setiap harinya sebesar 2 kg. Dari keseluruhan sampah yang di hasilkan merupakan sampah anorganik. Sampah yang di setorkan masih dalam keadaan tercampur menjadi satu jenis. Pemanfaatan yang dilakukan berupa penjualan hasil sampah yang telah di setorkan oleh para nasabahnya serta daur ulang sampah menjadi barang yang memiliki fungsi baru. Kurangnya penggunaan APD (alat pelindung diri) yang digunakan dalam proses pemilahan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja maupun resiko terkena penyakit dari aktivitas yang di lakukan. 
Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah pengelolaan sampah di bank sampah Unggulan telah melakukan pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya, adanya pemanfaatan sampah yang dihasilkan dari para nasabahnya serta pembuangan sisa sampah hasil produksi sampah yang sudah berada pada TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Saran yang dapat di berikan kepada pihak pengelola Bank sampah adalah untuk ketua Bank sampah Unggulan sebaiknya menambah jumlah APD (Alat Pelindung Diri) dalam pelaksanaan pengelolaan sampah untuk mencegah terjadinya kemungkinan kecelakaan kerja maupun penularan berbagai penyakit, kepada sekretaris Bank sampah Unggulan untuk mencatat secara rinci hasil penjualan yang di lakukan.
   
Daftar bacaan : 21-(th 1982 s/d 2013)
Kata kunci      : Pengelolaan Sampah, Bank Sampah
Klasifikasi      :
Full Text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar