Selasa, 10 November 2015

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, 29 Juli 2015


Abstrak
Vivi Lusi Nurbuwati (lucyvivi.007@gmail.com)
EFEKTIVITAS BERBAGAI MEREK INSEKTISIDA PADA RENDAMAN KELAMBU TERHADAP DAYA BUNUH NYAMUK Anopheles Spp DI BALAI LITBANG P2B2 BANJARNEGARA  TAHUN 2015
XVI+ 62halaman: gambar, tabel, lampiran.  

Indonesia program eliminasi malaria diterjemahkan dalam program gebrak malaria, yang dibagi dalam beberapa tahapan capaian. Upaya pemberantasan bertumpu pada dua aspek besar yaitu memberikan diagnosis sedini mungkin secara adequat dan menekan densitas vektor. Hasil survey pendahuluan yang dilakukan oleh Hosain dkk disimpulkan bahwa nyamuk Aedes aegypti lebih rentan terhadap kelambu celup permetrin daripada Anopheles gambiae yang lebih rentan daripada Culex quinque fasciatus. Bahan insektisida yang digunakan adalah merek “B” dengan kandungan sipermetrin 0,10%,transflurin 0,06% dan imiprotin 0,05%. Bahan aktif insektisida merek “V” dengan konsentrasi transflutrin 21,3%. Bahan aktif yang terkandung dalam merek “H” adalah propoksur 1,18% dan d-aletrin 0,22%. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas berbagai merek insektisida pasaran terhadap daya bunuh nyamuk Anopheles spp pada rendaman kelambu selama 15 menit. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen yaitu suatu penelitian dengan melakukan kegiatan percobaan (pra eksperimen) yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya efektivitas berbagai merek insektisida pasaran terhadap daya bunuh nyamuk Anopheles spp yang menggunakan desain penelitian the statistic group comparasion yaitu suatu rancangan penelitian yang menggunakan dua kelompok subjek diantaranya kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dilakukan pengukuran setelah diberi perlakuan. Hasil pengujian kelambu berbagai merek insektisida didapatkan kematian nyamuk Anopheles spp pada rendaman kelambu berbagai merek insektisida berturut-turut adalah 90% pada kelambu merek “H”, 80% pada kelambu merek “B” dan 70% pada kelambu merek “V”. Didapatkan pada uji One way anova efektivitasberbagai merek insektisida dengan kematian nyamuk tidak memiliki perbedaan (0,998>0,05). Perlu dilakukan pengujian kelambu dengan merek insektisida yang memiliki kandungan bahan aktif yang sama dan dengan percobaan jumlah dosis yang sama dan lebih rendah.

Daftar bacaan : 23 (2003 - 2014)
Kata kunci     : Kelambu Insektisida Pasaran, Anopheles Spp
Klasifikasi     : 
Full Text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar