Senin, 09 November 2015

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2015


ABSTRAK 
Mamay Maryani  ( mamay.maryani@gmail.com )
STUDI EFEKTIFITAS DESINFEKSI DAN STERILISASI DALAM MENURUNKAN ANGKA KUMAN ALAT SET MEDIKASI DI RUMAH SAKIT WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO TAHUN 2015. 
xv+ 73 halaman: gambar, tabel, lampiran.

Rumah sakit Wijayakusuma Purwokerto adalah rumah sakit Type C yang memberikan pelayanan medis 24 jam. Kapasitas tempat tidur sebanyak 150. Upaya mencegah terjadinya infeksi nosokomial dari alat medis salah satunya yaitu dengan proses sterilisasi yang didalamnya terdapat proses desinfeksi cara kimia dan pemanasan panas basah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas sterilisasi untuk menurunkan angka kuman pada alat set medikasi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jenis variabel yang digunakan yaitu variavel bebas  ( desinfeksi dengan chlorin ) , pemanasan menggunakan autoclave ) , variabel terikat  ( angka kuman alat medis) , variabel pengganggu  ( desinfeksi,lamanya perendaman,dosis desinfektan, pemanasan menggunakan autoclave, lamanya diautoclave dan suhu autoclave ) . Sampel yang diambil yaitu alat set medikasi yang terdiri dari 5 alat medis. analisis data menggunakan uji Friedman.
Hasil pemeriksaan, rata-rata angka kuman alat set medikasi sebelum desinfeksi 450 koloni/cm2
, sesudah desinfeksi 10 koloni/cm2, dan sesudah pemanasan 1 koloni/cm2. Analisis data statistik dengan uji Friedmen didapatkan nilai p 0,012 dan dilanjutkan dengan uji wilcoxon didapatkan hasil Nilai p untuk tahap sebelum desinfeksi dengan sesudah desinfeksi yaitu 0,043 sehingga ada perbedaan angka kuman antara sebelum dan sesudah desinfeksi.Nilai p untuk tahap sebelum desinfeksi dengan sesudah sterilisasi yaitu 0,043 sehingga ada perbedaan angka kuman antara sebelum desinfeksi dan sesudah sterilisasi.Nilai p untuk tahap sesudah desinfeksi dengan sesudah sterilisasi yaitu 0,655 sehingga tidak ada perbedaan angka kuman antara sesudah desinfeksi dan sesudah sterilisasi.
Kesimpulan efektifitas desinfeksi 96% dan efektifitas sterilisasi 99,78%. Peneliti menyarankan untuk membuat dua pintu pada ruang sterilisasi antara pintu masuk dan keluar alat medis steril dan non steril untuk mencegah adanya kontaminasi silang.

Kepustakaan : 16  ( 1992-2014 )
Kata Kunci   : Rumah Sakit, Kuman, Desinfeksi, Sterilisasi
Klasifikasi    : -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar