Selasa, 07 Januari 2014

STUDY PENGELOLAAN LINEN DI RUMAH SAKIT

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang  
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma Iii Kesehatan Lingkungan  
                                                                                                                   Karya Tulis Ilmiah, Juni 2012

Abstrak
Ckristian Indrawati (ckristian_i@yahoo.com)
STUDY PENGELOLAAN LINEN DI RUMAH SAKIT ISLAM FATIMAH CILACAP TAHUN 2012 
 XVI + 65 halaman : gambar, tabel, lampiran 

Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap merupakan rumah sakit Tipe C, dengan nilai BOR (Bed Occupancy Rate) 49,60%, jumlah tempat tidur 133. Lingkungan rumah sakit yang kurang baik merupakan sumber potensi terjadinya infeksi nosokomial salah satu lingkungan tersebut adalah pengelolaan linen, jika penanganan dilakukan tidak baik, maka dapat menyebabkan penyebaran penyakit dari ruangan satu ke ruangan yang lain, dari orang sakit ke orang yang sehat ataupun dari pasien ke petugas rumah sakit. Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap  dalam proses pengelolaan linen belum memenuhi standar, karena adanya beberapa proses yang masih kurang baik meliputi pengumpulan, penyetrikaan dan penyimpanan, dengan para tenaga pengelolaan linen yang tidak memakai Alat Pelindung Diri, sehingga dapat tenaga pengelola akan terkontaminasi oleh kuman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan cara pengelolaan linen, penanganan linen kotor, penanganan linen bersih, penggunaan alat pelindung diri, dan penggunaan alat dan bahan pengelolaan linen.
Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif yaitu dengan cara membandingkan hasil penelitian yang dilakukan dengan teori dan peraturan yang berlaku yaitu KepMenkes RI Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.
Hasil penelitian diperoleh bahwa pengelolaan linen di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap baik dengan nilai 80,61% hasil akhir penilaian cheklist dan kuesioner.
kesimpulan bahwa mekanisme proses pengelolaan linen masih ada yang belum terlaksana dengan baik yaitu proses penyimpanan linen bersih belum dipisahkan sesuai jenisnya, pintu lemari belum dalam keadaan tertutup. Peneliti menyarankan untuk melakukan pelatihan tentang pengelolaan linen yang baik dan bahaya linen kotor bagi kesehatan serta peningkatan kesadaran terhadap tenaga pengelola linen tentang pentingnya menggunakan alat pelindung diri untuk mencegah terjadinya penyakit akibat kerja.

Kepustakaan : 15 ( 1989 – 2012 )
Kata kunci     : Pengelolaan, linen rumah sakit
Klasifikasi      : - 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar