Rabu, 08 Januari 2014

HUBUNGAN PENERAPAN ERGONOMI PERKAKAS KERJA DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF PEKERJA

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA 
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN PURWOKERTO 
PROGRAM STUDI DIPLOMA III KESEHATAN LINGKUNGAN
KARYA TULIS ILMIAH, JULI 2011

ABSTRAK
RAKHMAWATI SUNARPO PUTRI 
HUBUNGAN  PENERAPAN  ERGONOMI  PERKAKAS  KERJA  DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF  PEKERJA BATIK  TULIS  DI  INDUSTRI  BATIK TUNJUNG BIRU GUMELEM BANJARNEGARA TAHUN 2011 
xix+87 halaman: gambar, tabel, lampiran

Tujuan penggunaan tempat duduk adalah menyangga tubuh agar stabil pada sikap yang nyaman untuk jangka waktu lama. peralatan lain yang digunakan sebagai penunjang  dalam membatik,  yaitu  kompor  beserta  wajan  dan  gawangan,  dibuat dengan ukuran mengikuti ukuran tempat duduk yang telah ditentukan.
Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  analitik  dengan  pendekatan  cross  sectional.  bertujuan  untuk  mengetahui  apakah  ada  hubungan  antara  penerapan ergonomi  perkakas kerja dengan kelelahan subyektif  pekerja batik tulis di Industri Batik Tunjung Biru Gumelem Banjarnegara.
Hasil  penelitian menunjukan perkakas kerja yang kurang ergonomis  4,08% dan yang cukup ergonomis 95,92%. Nilai p > 0,05 maka Ho diterima, sehingga tidak ada hubungan antara penerapan ergonomi perkakas kerja dengan kelelahan subyektif.
Simpulan  penerapan  ergonomi  perkakas  kerja  sebanyak  4,08%  kurang ergonomis  dan  95,92%  cukup  ergonomis.  77,55%  pekerja  mengalami  kelelahan ringan.  Nilai  p > 0,05,  sehingga  tidak  ada hubungan  antara  penerapan  ergonomi perkakas  kerja  dengan kelelahan  subyektif.  Saran yang  diberikan  kepada pemilik industri  yaitu  untuk  melakukan  perancangan  ulang  perkakas  kerja  yang  sesuai antropometri  pekerja,  mengadakan  penyuluhan  mengenai  pentingnya  penerapan ergonomi dan keselamatan kesehatan kerja khususnya mengenai kelelahan subyektif, melakukan pemeriksaan secara berkala serta memberikan istirahat yang cukup pada pekerja.

Daftar bacaan : 11 (1993-2010)
Kata kunci      : penerapan ergonomi, kelelahan subyektif
Klasifikasi       :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar