Selasa, 07 Januari 2014

STUDI PENERAPAN ERGONOMI PERKAKAS KERJA

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2012

Abstrak
Jihan Mutiara Sari  ( iara_moeza@yahoo.co.id )
STUDI PENERAPAN ERGONOMI PERKAKAS KERJA PADA UNIT DRUMPLANT PT. PERTAMINA  ( PERSERO )  RU IV CILACAP TAHUN 2012 
XVIII+72halaman : gambar, tabel, lampiran

Unit Drumplant merupakan salah satu penunjang proses produksi di PT. Pertamina RU IV Cilacap yang berfungsi sebagai tempat drum manufacturing dan asphalt filling. Proses produksi menggunakan peralatan terpadu menimbulkan banyak resiko. Ergonomi adalah bagian dari kesehatan kerja dalam upaya menyerasikan pekerjaan dan lingkungan terhadap orang atau sebaliknya dengan tujuan tercapainya produktivitas dan efisiensi setinggitingginya melalui pemanfaatan manusia seoptimal-optimalnya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan ergonomi perkakas kerja yang ada di unit drumplant, melakukan pengukuran perkakas kerja yang digunakan, melakukan pengukuran antropometri dan menganalisis kesesuaian perkakas kerja dengan antropometri pekerja yang ada di unit drumplant.
Metode penelitian yang digunakan adalah observasional. Subjek penelitian ini adalah pekerja yang bekerja pada proses produksi di Unit Drumplant PT.Pertamina  ( Persero )  RU IV Cilacap yang berjumlah 44 orang. Penelitian dilaksanakan Maret 2012 sampai April 2012, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, penelusuran dokumen, pengukuran terhadap antropometri pekerja dan penukuran terhadap antropometri perkakas kerja.
Hasil penelitian adalah dari 44 pekerja di Unit Drumplant PT. Pertamina  ( Persero)  RU IV Cilacap hanya 3 orang yang memenuhi prinsip ergonomi jika dibandingakan antara standar tinggi landasan kerja dengan tinggi siku berdiri. Keseluruhan mesin produksi di Unit Drumplant merupakan model lama yang tidak dapat disesuaikan dengan antropometri pemakainya.
Peneliti menyimpulkan hanya 6,8 % pekerja yang dapat dikatakan ergonomis, saran dari peneliti hendaknya diberikan alas untuk berdiri sehingga posisi kerja tidak terlalu pendek ke mesin dan disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dilakukan.

Daftar Bacaan : 16  ( 1995-2012)
Kata Kunci     : Ergonomi, Perkakas Kerja
Klasifikasi       : -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar