Rabu, 08 Januari 2014

HUBUNGAN IDEKS SUHU BASAH DAN BOLA DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF PEKERJA

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2011

Abstrak
Nadia Fardhani
HUBUNGAN  IDEKS  SUHU  BASAH  DAN  BOLA  DENGAN  KELELAHAN SUBYEKTIF  PEKERJA BAGIAN PRODUKSI  DI  PT.  INDUSTRI  SANDANG NUSANTARA (PERSERO) PATAL II CILACAP TAHUN 2011.
xvii+90 halaman : tabel, gambar, lampiran

Iklim kerja  dilingkungan  kerja  yang  merupakan  kombinasi  suhu  udara, kelembaban udara,  kecepatan gerak angin, dan suhu radiasi  merupakan salah satu faktor  yang  mempengaruhi  kelelahan  subyektif.  Suhu  panas  di  lingkungan  kerja dapat  mempengaruhi  kelincahan  kerja,  memperpanjang  waktu  reaksi  dan pengambilan keputusan, serta mengganggu kecermatan kerja otak.
Jenis  penelitian  observasional dengan pendekatan  cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui  hubungan  iklim  kerja  dengan  kelelahan  subyektif  pekerja  bagian produksi di PT. Industri Sandang Nusantara (Persero) Patal II Cilacap. Sampel dalam penelitian  ini  adalah  pekerja  bagian  produksi  PT.  Industri  Sandang  Nusantara (Persero) Patal II Cilacap sebanyak 37 orang.
Hasil  software  pengolahan  data  statistik,  data  yang  ada diolah dengan menggunakan uji korelasi  Spearman. Level signifikansi yang dipakai adalah 0,05 dan didapatkan nilai P (taraf signifikansi) = 0,330. Dengan p ≥ α maka menunjukan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat tidak signifikan.
Kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara indeks suhu basah dan bola dengan kelelahan subyektif pada pekerja bagian produksi PT. Industri Sandang Nusantara (Persero) Patal II Cilacap. Karakteristik responden dapat  mempengaruhi  kelelahan  subyektif.  Disarankan  kepada  pihak  perusahaan untuk memperhatikan kondisi  lingkungan kerja,  mengatur periode istirahat  pekerja yang  bekerja  pada  suhu  tinggi,  dan  melakukan  cek  kesehatan  secara  rutin  bagi seluruh pekerja minimal satu kali dalam satu tahun.

Daftar bacaan : 14 (1993-2010)
Kata kunci      : Kelelahan subyektif
Klasifikasi       : -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar