Kamis, 09 Januari 2014

STUDI PENGELOLAAN SAMPAH NON MEDIS DI RUMAH SAKIT

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan KemenKes SemarangJurusan 
Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2011

Abstrak 
Rifki Ridho ( Email: Rifki_Ridho@yahoo.co.id )                                                                                 STUDI PENGELOLAAN SAMPAH NON MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO TAHUN 2011                       
XVI+64 halaman: gambar, tabel, lampiran 

Sampah non medis adalah salah satu jenis sampah yang dihasilkan dari pelayanan rumah sakit. Sampah non medis dapat dibedakan menjadi sampah organik dan sampah non organik, timbulan sampah non medis dapat menjadi permasalahan rumah sakit, sehingga diperlukan suatu pengelolaan sampah non medis yang baik. Tujuan penelitian  untuk mendeskripsikan tahapan proses pengelolaan sampah non medis di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.   
Jenis penelitian dengan cara diskriptif yaitu membuat gambaran yang obyektif  di lapangan, cara pengumpulan datanya dengan ceklist dan keusioner.
Hasil penelitian pengelolaan sampah non medis sudah berjalan dengan baik pada tahap penimbulan sampah yang dihasilkan rata-rata setiap hari 2.531,5 kg dan volume 19.951,9 L, pada tahap ini masih ada tercampurnya sampah non medis dengan sampah medis. Tahap pengumpulan petugas dalam membawa sampah non medis pada gerobag yang tidak sesuai dengan kapasitasnya dan jalur yang dilewati adalah jalur umum yang ramai dengan pengunjung dan pasien, sampah non medis dibawa ke tempat penampungan sementara (TPS) lokasinya yang di areal rumah sakit. Tidak adanya proses pengolahan/pemanfaatan kembali sampah non medis dikarenakan tidak menguntungkan dari segi ekonomi dan tidak adanya lahan yang cukup untuk tahap ini. Pembuangan akhir sampah non medis rumah sakit telah bekerjasama dengan dinas (DCKTR) sampah non medis diangkut ke TPA setiap 2 hari sekali.  Kesimpulan upaya mengatasi masalah tersebut, perlu ditingkatkan kembali pengelolaan sampah non medis mulai dari tahap penimbulan, pewadahan, pengumpulan dan pembuangan akhir, serta melengkapi sarana dan prasarana penujang pengelolaan sampah yang belum ada diharapkan dapat dioptimalkan. Dengan adanya perhatian dan kerjasama yang baik dari semua pihak, baik pihak rumah sakit, pengelola sampah, pasien, pengunjung dan masyarakat sekitar diharapkan pengelolaan sampah di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada masa yang akan datang menjadi baik.  

Daftar Bacaan   : 19 (1984-2002).                                                             
Kata kunci      : Rumah Sakit, Pengelolaan Sampah Non Medis.                                       Klasifikasi         :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar