Kamis, 09 Januari 2014

Studi Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Pekerja Di Pabrik Tepung Tapioka

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2011

Abstrak
Novita Kartika Puji
Studi Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Pekerja Di Pabrik Tepung Tapioka Sari Bumi  Karya Desa Penican Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga Tahun 2011 
xvii + 59 halaman : gambar, tabel, lampiran

Penggunaan alat pelindung diri merupakan salah satu cara mengendalikan bahaya di lingkungan kerja, terutama bagi pekerja di Pabrik Tepung Tapioka Sari Bumi  Karya.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  mendeskripsikan  jumlah  alat pelindung diri,  jenis alat  pelindung diri, kesesuaian jumlah APD dengan jumlah pekerja,  kondisi  alat  pelindung  diri,  penggunaan  APD,  pengawasan  terhadap APD,  alasan  pekerja  tidak  menggunakan  APD,  jenis  bahaya  dan  resiko kecelakaan kerja di Pabrik Tepung Tapioka Sari Bumi Karya.
Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  yang  bertujuan  untuk menggambarkan keadaan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja di Pabrik Tepung Tapioka Sari Bumi Karya. Subyek penelitian ini adalah pekerja sebanyak 30 orang di Pabrik Tepung Tapioka Sari Bumi Karya. Cara pengumpulan datanya yaitu wawancara dengan menggunakan kuesioner dan checklist.
Hasil penelitian Jenis dan jumlah APD yang ada yaitu masker  6 buah, sarung tangan 6 buah,  helm 2 buah,  penutup kepala 12 buah dan sepatu 5 buah.  Jumlah APD kurang sesuai dengan  jumlah pekerja. Kondisi APD 100% dalam keadaan baik. Pengawasan terhadap APD dilakukan  setiap hari  oleh mandor  produksi.  Jenis bahaya yang ada yaitu tangga dan lantai licin, tepung yang beterbangan, bara api dari tungku dan debu batu bara. Resiko kecelakaan kerja yang ada yaitu terpeleset, sesak nafas, batuk – batuk dan menimbulkan luka bakar pada kulit.
Peneliti  menyimpulkan  bahwa  jenis  dan  jumlah  APD yang  ada  yaitu masker 6 buah, sarung tangan 6 buah, helm 2 buah, penutup kepala 12 buah dan sepatu 5 buah. Jumlah APD kurang sesuai dengan jumlah pekerja. Kondisi APD 100% dalam keadaan baik. Pengawasan terhadap APD dilakukan setiap hari oleh mandor produksi. Jenis bahaya yang ada yaitu tangga dan lantai licin, tepung yang beterbangan, bara api dari tungku dan debu batu bara.  Resiko kecelakaan kerja yang ada yaitu terpeleset, sesak nafas, batuk – batuk dan menimbulkan luka bakar pada kulit. Disarankan kepada pengusaha untuk menyediakan alat pelindung diri dalam jumlah yang mencukupi.

Daftar bacaan : 19 ( 1994 – 2011 )
Kata kunci      : Penggunaan APD
Klasifikasi      : -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar