Kamis, 09 Januari 2014

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF PADA PEKERJA

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2011

Abstrak
Khalimah Khasanah
FAKTOR  –  FAKTOR  YANG  BERHUBUNGAN  DENGAN  KELELAHAN SUBYEKTIF  PADA  PEKERJA  BAGIAN  PRODUKSI  PT.  INDUSTRI SANDANG NUSANTARA  (PERSERO) PATAL I CILACAP TAHUN 2011. 
xviii+93 halaman : tabel, gambar, lampiran

Kelelahan adalah aneka keadaan yang disertai  penurunan efisiensi  dan ketahanan dalam bekerja. Lelah bagi setiap orang akan mempunyai arti tersendiri dan bersifat  subyektif.  Secara  umum gejala kelelahan dapat  dimulai  dari  yang sangat  ringan  sampai  perasaan  yang  sangat  melelahkan.  Banyak  faktor  yang mempengaruhi kelelahan subyektif antara lain, faktor tenaga kerja (jenis kelamin, umur pekerja, masa kerja), faktor lingkungan fisik (kebisingan, penerangan, suhu, kelembaban). Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  mengetahui  hubungan jenis kelamin, umur pekerja, masa kerja,  status gizi,  dan  shift kerja  dengan kelelahan subyektif pekerja bagian produksi PT. Industri Sandang Nusantara (Persero) Patal I Cilacap.
Jenis  penelitian  yang  digunakan  adalah  jenis  penelitian  observasional dengan pendekatan  cross sectional. Sampel  dalam penelitian ini adalah pekerja bagian  produksi  PT.  Industri  Sandang  Nusantara  (Persero)  Patal  I  Cilacap sebanyak  69 orang. Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  wawancara  dan pengukuran. Uji statistik yang digunakan yaitu uji korelasi Product Moment.
Hasil penelitian yang diperoleh tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan  kelelahan  subyektif,  tidak  ada  hubungan  antara  umur  pekerja  dengan kelelahan  subyektif,  tidak  ada  hubungan  antara  masa  kerja  dengan  kelelahan subyektif, tidak ada hubungan antara status gizi  dengan kelelahan subyektif, dan tidak ada hubungan antara shift kerja dengan kelelahan subyektif.
Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara jenis  kelamin,  umur  pekerja,  masa  kerja,  status  gizi,  dan  shift kerja  dengan kelelahan  subyektif  pekerja  bagian  produksi PT.  Industri  Sandang  Nusantara (Persero) Patal I Cilacap. Disarankan kepada pihak perusahaan untuk melakukan pengecekan kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan penerangan setiap satu minggu satu kali,  melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala minimal satu tahun satu kali.

Daftar bacaan : 29 (1967-2011)
Kata kunci      : Kelelahan subyektif
Klasifikasi      : -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar