Kamis, 09 Januari 2014

HUBUNGAN SIKAP KERJA DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2011

Abstrak  
Tita Nur Maslihah
HUBUNGAN SIKAP KERJA DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF PADA BAGIAN PRODUKSI INDUSTRI KUE KERING SEDAP JAYA DI DESA SIDAMULYA KECAMATAN KEMRANJEN KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2011
xvi+ 59 halaman : gambar, tabel, lampiran  

Sikap tubuh dalam bekerja harus merupakan sikap tubuh yang ergonomis, agar dicapai efisiensi kerja dan produktivitas yang optimal dengan memberikan rasa nyaman dalam bekerja. Sikap kerja berdiri dan sikap kerja duduk merupakan salah satu sikap kerja yang sering dilakukan ketika melakukan pekerjaan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan crossectional. Sampael dalam penelitian ini adalah pekerja bagian produksi industri kue kering sedap jaya. Bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap kerja dengan kelelahan subyektif pada pekerja Industri Kue Kering Sedap Jaya.
Hasil penelitian yang diperoleh tidak ada hubungan antara sikap kerja dengan kelelahan subyektif, sikap kerja pekerja  dan tidak ada hubungan antara tingkat kelelahan subyektif pada pekerja.
Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa sikap kerja tidak mempengaruhi kelelahan subyektif. Sikap kerja duduk ataupun berdiri dapat menyebabkan kelelahan berat jika tidak dilakukan dengan benar. Saran yang diberikan kepada pemilik diadakan penyuluhan kesehatan dan keselamatan kerja mengenai kelelahan kerja subyektif yang dilakukan secara berkala minimal 2 kali dalam 1 tahun untuk mengurangi resiko kelelahan kerja pada pekerja.

Daftar bacaan : 12 (1989-2010)
Kata kunci      : Kelelahan subyektif
Klasifikasi      : -
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar