Kamis, 09 Januari 2014

STUDI HACCP PEMBUATAN JENANG JAKET

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan 
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah Juli 2011   

Abstrak 
Derajat Ari Wibowo (Email : Arydyon@gmail.com)
STUDI HACCP PEMBUATAN JENANG JAKET MERSI ASLI, KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR, KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2011 
xvi + 160 halaman : gambar, tabel, lampiran 

HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) atau Analisis Bahaya Kendali Kritis adalah suatu pendekatan untuk mengenal dan mengukur bahaya yang spesifik sebagai upaya pencegahan dalam pengawasan pengolahan makanan untuk menjamin keamanan makanan. Dengan memperhatikan HACCP dalam pembuatan jenang jaket, sehingga dapat mengukur bahaya yang spesifik dan dapat dilakukan pencegahan bahaya kontaminasi terhadap jenang jaket. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan HACCP pembuatan jenang jaket Mersi asli  , Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas.
Jenis Penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan penerapan HACCP
Pembuatan Jenang Jaket Mersi Asli, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas. Cara pengumpulan data adalah dengan wawancara kepada pemilik industri, obeservasi menggunakan ceklist dan kuesioner, pemeriksaan MPN Coliform jenang jaket wijen di laboratorium sebagai data pendukung.
Hasil penelitian Pembuatan Jenang Jaket Mersi Asli, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten
Banyumas. Bahwa penjamah makanan belum memenuhi syarat karena banyak yang tidak memakai APD (celemek, penutup kepala, sarung tangan),  Alat produksi sebelum dan sesudah digunakan selalu dibersihkan, tempat produksi sudah memenuhi syarat tempat pengolahan, bahan baku dalam keadaan baik, metode pembuatan jenang jaket sudah memenuhi standar. Analisis bahaya yang mungkin terjadi pada proses produksi jenang jaket fisik yaitu kontaminasi pada penjamah makanan kebersihan kuku, kerontokan rambut, kontaminasi biologi pertumbuhan mikroorganisme, kontaminasi kimia terdapat logam berat pada alat produksi yaitu besi Fe pada alat yeng berkarat. Pemantauan dan pemeriksaan makanan jenang jaket dengan uji laboratorium tentang MPN Coliform.
Simpulan kondisi penjamah dan alat belum memenuhi syarat tetapi bahan baku, tempat produksi,
dan metode produksi jenang jaket sudah memenuhi standar. Saran yaitu pemilik industri makanan harus menyediakan APD (sarung tangan, celemek, penutup kepala), penyuluhan tentang personal hygiene, pemeriksaan kesehatan penjamah setiap 6 bulan sekali, pengecekan dan pembersihan alat produksi,  
 
Daftar bacaan : 14 (1986-2010)
Kata kunci      : Studi HACCP Pembuatan Jenang Jaket Mersi Asli,
Klarifikasi      : 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar