Kamis, 09 Januari 2014

STUDI KANDUNGAN BAKTERI Coliform DALAM ES CAMPUR YANG DIJUAL DI SEKOLAH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2011 

ABSTRAK
Irma Wardaningsih (irmawe15@gmail.com )
STUDI KANDUNGAN BAKTERI Coliform DALAM ES CAMPUR YANG DIJUAL DI SEKOLAH DASAR PADA KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2011
xix + 80 Halaman: Halaman, gambar, tabel, lampiran 

Prinsip hygiene sanitasi makanan dan minuman merupakan salah satu upaya dalam pengawasan makanan dan minuman yang meliputi penyediaan bahan baku, penyimpanan bahan baku, pengolahan makanan/minuman, penyimpanan makanan/minuman, pengangkutan makanan/minuman, serta penyajian makanan/minuman. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menghitung jumlah bakteri Coliform, mengetahui kualitas mikrobiologis es campur dan mengetahui kondisi hygiene sanitasi pengelolaan es campur.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu menggambarkan jumlah bakteri Coliform dan kondisi hygiene sanitasi es campur yang dijual di Sekolah Dasar pada Kecamatan Banyumas tahun 2011. Hasil penelitian jumlah bakteri Coliform pada masing-masing sampel es campur yang dijual di SDN 1 Sudagaran (20 kol/ml), SDN 2 Sudagaran (29 kol/ml), SDN Kedunguter (32 kol/ml), SDN Kalisube (20 kol/ml), SDN Kedunggede (36 kol/ml), dan SDN 3 Sudagaran, SDN 1 Kejawar, SDN 1 Pasinggangan, SDN 3 Pasinggangan (>42 kol/ml). Pencemaran bakteri Coliform pada es campur disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya melalui: peralatan makan dan masak yang digunakan, tempat pengolahan es campur, cara pencucian peralatan makan dan masak yang kurang bersih, dan teknik penyimpanan es campur yang masih rentan terhadap serangga dan binatang pengganggu lainnya. Standar yang digunakan menurut Permenkes Kepala Badan POM RI No. 00.06.1.52.4011, tahun  2009 tentang Penetapan Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Kimia dalam Makanan yaitu untuk minuman sari buah/sirup 20 koloni/ml. Kesimpulan bahwa kualitas mikrobiologis es campur yang dijual di Sekolah Dasar pada Kecamatan Banyumas 78% tidak memenuhi syarat dan kondisi hygiene sanitasi pengelolaan es campur secara keseluruhan dikategorikan cukup baik dengan nilai rata-rata 74%. Jadi, disarankan kepada penjamah es campur untuk selalu menyediakan bahan baku es campur yang berasal dari tempat yang bersih, tidak kadaluarsa dan kondisinya masih layak untuk diolah menjadi sebuah produk makanan atau minuman. Selain itu juga harus memperhatikan peralatan masak yang digunakan, tempat masak yang digunakan dan cara memasak yang baik dan benar.

Daftar Bacaan  : 18 (1978 – 2011)
Kata Kunci       : Bakteri Coliform, Es Campur
Klasifikasi        : -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar