Senin, 24 Maret 2014

STUDI SANITASI BARAK KOMPI SENAPAN B BATALYON INFANTERI 405 SURYAKUSUMA

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan  
Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah,  Juli 2010 

ABSTRAK
An – nisa Uswatun Hasanah (niesyasweet@yahoo.co.id)
STUDI SANITASI BARAK KOMPI SENAPAN B BATALYON INFANTERI 405 SURYAKUSUMA KECAMATAN WANGON KABUPATEN BANYUMAS 2010
XVI + 66 halaman: gambar, tabel, lampiran 

Pengertian batalyon adalah kesatuan tentara yang merupakan bagian dari resimen (8001000 orang), kompi adalah bagian dari batalyon. Suatu tempat pendidikan resmi, Kompi Senapan B Batalyon Infanteri 405 Wangon dilengkapi dengan berbagai fasilitas, salah satu diantaranya adalah barak. Barak yaitu tempat tinggal atau tempat untuk istirahat personil TNIAD yang belum menikah. Keadaan sanitasi barak yang kurang memenuhi persyaratan kesehatan, dapat terjadinya atau mempermudah penularan penyakit dan menyebabkan kecelakaan.
Tujuan penelitian meninjau keadaan sanitasi barak sehingga diketahui barak Kompi Senapan B Batalyon Infanteri 405 masuk dalam katagori baik atau tidak.
Metode penelitian yang digunakan deskriptif yaitu metode pemecahan masalah dengan menggambarkan apa adanya tentang suatu keadaan atau berdasarkan fakta yang ada. Data yang diperoleh dari pengamatan dan wawancara, hasilnya diolah dan disajikan dalam bentuk narasi dan tabel, kemudian di analisis dengan membadingkannya dengan persyaratan yang ada.
Hasil penelitian Sanitasi barak kondisi dari ruang, lantai terbuat dari tegel, ventilasi 4,42% , dinding terbuat dari susunan batu bata, atap menggunakan genting, langit-langit menggunakan ternit, jendela dan pintu terbuat dari kayu dalam kondisi baik dan bersih. Sanitasi udara hasil pegukuran suhu 29,37oC, kelembaban 84,97%, pencayahaan 67,87 lux. Sarana air bersih menggunakan PDAM dan air minum menggunakan air isi ulang galon. Penyediaan makanan ada yang bertugas khusus memasak, makanan jadi ditempatkan tremos plastik. Pengendalian vektor dengan sering membersihkan ruang dan lingkungan sekitar barak, pengelolaan sampah ditampung tempat sampah ukuran diameter 15 cm tinggi 25 cm dibuang tiap hari ke TPS, dari TPS dibuang TPA satu kali seminggu, pembuangan limbah dialirkan ke sungai dengan jarak > 100 m melalui selokan ukuran lebar 15 cm dan panjang > 50 m. 
Kesimpulan setelah dilakukan penilaian sanitasi barak Kompi Senapan B Batalyon Infanteri 405 Wangon kategori baik, dengan persentase 76%. Saran bagi Kompi Senapan B Batalyon Infanteri 405 Wangon diharapkan tetap melakukan perbaikan khususnya perbaikan untuk pencahayaan barak pada malam hari dengan penambahan lampu atau dengan mengganti lampu neon ± 40 watt.

Daftar bacaan : 22 (1985 - 2009)
Kata Kunci     : Sanitasi barak perumahan dan permukiman, kesehatan lingkungan, kesehatan.
Klasifikasi      : 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar