Selasa, 25 Maret 2014

STUDI KADAR TIMAH HITAM (Pb) PADA TANAMAN ANGSANA (Pterocarpus indicus) DI JALAN

 
                                                                                           Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
                                                                                             Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
                                                                                            Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
                                                                                Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
                                                                                                                  Karya Tulis Ilmiah, Juli 2010

Abstrak 
Rinawati  ( 4fr1ch@gmail.com )
STUDI KADAR TIMAH HITAM (Pb) PADA TANAMAN ANGSANA (Pterocarpus indicus) DI JALAN GERILYA PURWOKERTO TAHUN 2010 
XVIII + 61 halaman : tabel,gambar,lampiran  

Timah hitam (Pb)  adalah salah satu polutan yang dihasilkan oleh aktifitas pembakaran bensin dari kendaraan bermotor, Penanaman jalur hijau akan sangat bermanfaat sebagai bioindikator . tanamanan angsana merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai tanaman peneduh dijalan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur berapa kadar timah hitam pada tanaman angsana  (Pterocarpus indicus), kecepatan dan arah angin serta kepadatan lalu lintas di Jalan Gerilya Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif.Penelitian ini dilakukan selama 1 hari,sampel diambil dari 9 titik di sepanjang Jalan Gerilya. Sampel   diperiksa di  laboratorium menggunakan alat High Dispersion ICP.
Hasil penelitian menunjukkan Kadar Timah Hitam (Pb) pada tanaman angsana (Pterocarpus indicus) di Jalan Gerilya Purwokerto Tahun 2010 tertinggi adalah di Perempatan Tanjung sebesar 51,0723 mg/kg dan terendah di Bunderan RSUD  Prof.Dr.Margono Soekarjo yaiu sebesar 0,7147 mg/kg. Kecepatan Angin rata-rata di Jalan Gerilya Purwokerto adalah 0,96 km/sec dan Arah anginnya adalah arah selatan. Kepadatan lalu lintas di sepanjang Jalan Gerilya masih dikatakan lancar karena semuanya masih di bawah ratio yaitu < 80 %.
Kesimpulan maka  Perlu digalakan program penanaman pohon perindang (penghijauan) di sepanjang jalan yang sering dilalui kendaraan bermotor dan Tanaman Angsana (Pterocarpus Indcus)  ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif  tanaman perindang jalan (penghijauan) sebagai upaya menanggulangi penurunan kualitas lingkungan selain itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dari jenis tanaman yang lain yang lebih efektif dilihat dari daya serapnya terhadap Timah Hitam (Pb) peran serta masyarakat dalam upaya pelestarian ini perlu digalakan diantaranya melalui  penghijauan lingkungan dan penggunaaan hemat bahan bakar kendaraan bermotor serta penggunaan bensin bebas timbal
Daftar Bacaan : 22 (1986 – 2010)
Kata Kunci      : Timah Hitam (Pb) dan Tanaman Angsana (Pterocarpus Indicus)  
Klasifikasi       :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar