Selasa, 25 Maret 2014

STUDI PENGENDALIAN LALAT DI RUMAH SAKIT

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, 15 Juli 2010

Abstrak 

Fauzan Ma’ruf (fauzanmaruf@yahoo.com)
STUDI PENGENDALIAN LALAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS TAHUN 2010
xviii + 73 halaman : gambar, tabel, lampiran.

Lalat merupakan salah satu insekta ordo dipteri, yaitu insekta yang mempunyai sepasang sayap berbentuk membran. Rumah Sakit merupakan tempat umum yang mempunyai bagian-bagian yang dapat menjadikan tempat berkembangbiaknya berbagai macam vektor penyakit. Lalat merupakan salah satu dari jenis serangga yang menjadi masalah rutin di Rumah Sakit.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang pengendalian lalat dibandingkan dengan kepadatan lalat yang ada.
Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif karena hanya menggambarkan fakta yang ada berupa pengukuran terhadap kepadatan lalat dan data penunjang lain. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dalam bentuk tabel dengan membandingkan hasil pengukuran dengan standar yang ada dan dinarasikan secara deskriptif.
Hasil penelitian di tiga lokasi pengukuran kepadatan lalat yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas selama tiga hari berturut-turut yaitu tempat penampungan sementara (TPS) sejumlah 11,7 ekor/blok grill, intalasi gizi (dapur) sejumlah 4,23 ekor/blok grill dan instalasi pengolahan air limbah (ISPAL) sejumlah 1,47 ekor/blok grill. Dari hasil pengukuran didapatkan hasil rata-rata kepadatan lalat di tiga tempat sejumlah 5,77 ekor/blok grill. Pengendalian lalat dilakukan oleh tenaga house keeping dan cleaning service. Kegiatan pengendalian lalat yang ada berupa tindakan sanitasi lingkungan yaitu dengan pembersihan dan pengangkutan sampah secara rutin. Dan tenaga sanitasi yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas belum pernah mengikuti pelatihan tentang pengendalian lalat.
Kesimpulan penelitian ini adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas ditemukan adanya kepadatan lalat yang belum memenuhi persyaratan, sehingga perlu untuk meningkatkan upaya pengendalian lalat. Saran upaya pengendalian lalat yang dapat dilakukan antara lain adalah perbaikan sanitasi lingkungan, pemasangan perangkap lalat di bangunan tertutup, pemberian penghalang pada ventilasi dan pintu serta pemberantasan menggunakan bahan kimia bila diperlukan agar populasi lalat dapat dikendalikan.

Daftar bacaan : 15 (1985-2010)
Kata kunci      : Lalat 
Klasifikasi      :  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar