Selasa, 25 Maret 2014

STUDI KANDUNGAN FORMALIN PADA CUMI-CUMI SEGAR

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan  
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2010

Abstark
DIYAH MEGAWATI (diyah_mega@yahoo.com) 
STUDI KANDUNGAN FORMALIN PADA CUMI-CUMI SEGAR DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP KABUPATEN CILACAP TAHUN 2010
 xvii+45 : tabel, gambar, lampiran 

Cumi-cumi merupakan salah satu bahan makanan yang mudah mengalami proses pembusuk. Oleh karena itu, perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan daya awet produk perikanan melalui proses pengawetan. Tujuan dari penelitian adalah Memeriksa kandungan formalin pada cumi-cumi segar yang dijual di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang bertujuan yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya formalin pada cum-cumi segar di Pelabuhan Perikansan Samudera Cilacap.
Hasil penelitian adalah cumi-cumi segar yang dijual di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap yang berjumlah  8 sampel semuanya mengandung formalin. sehingga tidak memenuhi syarat kesehatan yang sesui dengan Permenkes RI No. 1168/Menkes/PER/X/1999 yang salah satu isinya yaitu formalin merupakan bahan tambahan makanan yang dilarang digunakan.
Kesimpulan seluruh sampel yang diperiksa semuanya positif mengandung formalin, produksi cumi-cumi segar tertinggi tahun 2010 bulan Januari hingga Juni yaitu pada bulan Mei, kondisi cumi-cumi segar tidak dihinggapi lalat, warnanya putih bersih, kenyal dan keras belum pernah dilakukan pemeriksaan formalin pada cumi-cumi segar. Saran dalam penelitian ini Untuk para pedagang sebaiknya memakai bahan pengawet yang diperbolehkan misalnya es balok, untuk PPSC perlu adanya pemeriksaan formalin pada cumi-cumi segar, adanya sosialisai larangan penggunaan formalin, untuk masyarakat lebih berhatihati memilih cumi-cumi segar sehingga perlu mengetahui ciri-ciri organleptik cumi-cumi yang mengandung formalin.

Daftar bacaan  : 17 (1987-2009)
Kata kunci       : Formalin, Cumi-cumi
Klasifikasi       :  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar