Selasa, 25 Maret 2014

STUDI KUALITAS FISIK UDARA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan  
Program Diploma III Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2010  

Abstrak 
Muhammad Rizky Ikhwannudin (imuhammadrizky@yahoo.com)
STUDI KUALITAS FISIK UDARA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS 2010 
XVI + 81 halaman : tabel + halaman + lampiran

Rumah Sakit Umum Daeerah Ajibarang merupakan sarana pelayanan kesehatan yang
didalamnya terdapat sarana dan prasarana yang cukup memadai. Bidang pelayanannya antara lain hampir seluruh penyakit umum, dan memiliki instalasi rawat darurat yang siaga 24 jam serta dilengkapi juga dengan fasilitas bedah, ruang bersalin, ruang rawat inap, laboratorium, dan sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi kualitas fisik udaradi instalasi rawat inap RSUD Ajibarang.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode crosssectional, cara pengumpulan datanya dengan cara observasi, dan pengukuran. Pengukuran dilakuakn di Instalasi rawat inap kelas IIIA, IIIB, I dan II, serta kelas Anak. Analisis yang dipakai adalah analisis tabel dengan perhitungan sesuai dengan perhitungan kebisingan, pencahayaan, suhu, dan kelembaban sinambung setara, kemudian dibandingkan dengan nilai ambang batas yang ditetapkan oleh KepMenKes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004.
Hasil penelitian rata-rata intensitas kebisingan yang dilakukan pada siang hari, yang memenuhi standar yaitu kelas anak diperoleh hasil rata-rata sebesar 44,3dBA, sedangkan malam hari hasil rata-rata kelas memenuhi standar. Hasil pengukuran rata-rata pencahayaan pada siang hari hanya dua kelas yang memenuhi standar yaitu ruang kelas IIIA dengan rata-rata sebesar 175 lux dan kelas I dan II dengan rata-rata 190 lux begitu juga malam hanya ada dua kelas yaitu kelas IIIB  dengan hasil rata-rata sebesar 49 lux dan kelas Anak dengan rata-rata 25 lux. Pengukuran rata-rata suhu dan kelembaban pada siang dan malam hari tidak ada kelas yang memenuhi standar.
Terdapat empat kelas yang tidak memenuhi standar pada pengukuran kebisingan di siang hari, sedangkan pada malam hari semua kelas yang diukur memenuhi syarat kesehatan. Pada pengukuran pencahayaan yang dilakukan pada siang hari ada dua kelas yang memenuhi standar begitu juga yang dilakukan pada malam hari. Pada pengukuran suhu menunjukan hasil rata-rata baik siang maupun malam tidak ada yang memenuhi standar yang ada. Pada pengukuran kelembaban menunjukan hasil rata-rata baik siang maupun malam tidak ada yang memenuhi standar yang ada. Saran bagi Rumah Sakit Melakukan kerjasama dengan dinas terkait dalam pemantauan paparan kebisingan secara berkala. Memberikan pengetahuan pada semua karyawan akan pentingnnya kualitas fisik udara bagi kesehatan dan dampaknya.

Daftar bacaan :18 (1975-2009)
Kata kunci      : Instalasi rawat inap, kualitas fisik udara
Klasifikasi      : 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar