Selasa, 25 Maret 2014

STUDI KEPADATAN VEKTOR MALARIA DI WILAYAH PUSKESMAS

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan 
Prodi D III Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2010 

Abstrak  
Herwanti (anti_dara15@yahoo.co.id)
STUDI KEPADATAN VEKTOR MALARIA DI WILAYAH PUSKESMAS BANYUASIN KECAMATAN LOANO KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2010. 
XVII + 70 halaman: gambar, tabel, lampiran 

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang ditularkan melalui vektor. Vektor malaria yaitu nyamuk Anopheles sp yang terdapat parasit. Lingkungan fisik yang meliputi suhu udara, kelembaban udara, intensitas cahaya, kecepatan angin, dan curah hujan sangat berpengaruh pada perkembangbiakan dan kepadatan vektor malaria. Menurut data di wilayah Puskesmas Banyuasin tahun 2009 bahwa kasus malaria tertinggi yaitu di Desa Separe, Banyuasin sebanyak 30 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kepadatan vektor malaria di Wilayah Puskesmas Banyuasin dan pengaruh lingkungan fisik terhadap kepadatan vektor malaria.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian deskriptif dengan analisis persen (%). Lokasi penelitian di wilayah Puskesmas Banyuasin, Kecamatan Loano,Kabupaten Purworejo dengan penangkapan nyamuk di Desa Separe, Banyuasin, yang merupakan kasus malaria tertinggi di wilayah Puskesmas Banyuasin. Penangkapan dilakukan di tiga rumah warga Desa Separe. 
Hasil penelitian ini mengenai analisis kepadatan vektor malaria sebesar 16,65 %, rata-rata suhu udara 26,16 oC, rata-rata kelembaban udara 92 %, intensitas cahaya matahari 169,66 Lux, dan kecepatan angin 0,36 Knot. Dari hasil penelitian dan pembahasan maka disarankan untuk melakukan pembersihan lingkungan di sekitar rumah, pemisahan kandang ternak dengan rumah, mengatur jarak tanam antar tanaman, serta pembersihan semak-semak di lingkungan rumah agar tidak menjadi tempat istirahat (resting place) bagi nyamuk. 

Daftar bacaan : 17 ( 1985 – 2009 )
Kata kunci      : Kepadatan vektor malaria, suhu udara, kelembaban, intensitas    
                          cahaya  matahari, kecepatan angin, curah hujan.
Klasifikasi      : -  
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar