Selasa, 25 Maret 2014

STUDI PENGELOLAAN SAMPAH DI RUMAH SAKIT KHUSUS BEDAH

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan 
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan Purwokerto 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2010

Abstrak
Gramelia Dwi Witriana ( gramelia_amel@yahoo.com)
STUDI PENGELOLAAN SAMPAH DI RUMAH SAKIT KHUSUS BEDAH JATIWINANGUN PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2010
xvii + 65 halaman : gambar, tabel, lampiran 

Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan, tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat, dalam aktifitasnya menghasilkan limbah padat atau sampah. Limbah padat rumah sakit dibedakan menjadi 2 macam, yaitu sampah non medis dan sampah medis. Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto Kabupaten Banyumas merupakan rumah sakit khusus tipe C dengan kapasitas tempat tidur 25 unit, dengan angka Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 76 %.
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan sampah non medis dan sampah medis di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan pengukuran.
Hasil penelitian pengelolaan sampah medis dan sampah non medis di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto Kabupaten Banyumas berada dibawah tanggung jawab bagian Tata Usaha. Sudah dilakukan pemisahan sampah antara sampah medis dan sampah non medis. Pengangkutan sampah non medis dan sampah medis dari sumber ke TPS dilakukan oleh petugas cleaning servie dengan cara manual (dijinjing). Berdasarkan hasil pengukuran volume sampah non medis di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto Kabupaten Banyumas rata-rata per hari adalah 272,02 liter dan untuk sampah medis adalah 59,42 liter per hari.
Kesimpulan Skor pengelolaan sampah non medis dan sampah medis di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto Kabupaten Banyumas sebesar 55,17 % dan skor pengelolaan sampah medis 48,30 %, skor tersebut menunjukan kategori kurang baik. Disarankan kepada pengelola sampah non medis dan sampah medis untuk menyediakan incinerator. 

Daftar bacaan : 14 (1983  2009)
Kata kunci      : Pengelolaan Sampah, Rumah Sakit.
Klasifikasi      :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar