Selasa, 25 Maret 2014

IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, DAN PENGENDALIANNYA DI PT.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang  
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2010

Abstrak
Ivan Rafsanjani Idris (ivanrafsanjani@yahoo.co.id)
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, DAN PENGENDALIANNYA DI PT. WANA MAKMUR SEJAHTERA PURBALINGGA 
XVI + 89 halaman, 6 tabel, 3 gambar, 13 lampiran

PT. Wana Makmur Sejahtera merupakan industri kayu lapis yang dalam kegiatan operasionalnya terdapat banyak potensi bahaya. Hal tersebut menarik perhatian penulis untuk membuat Karya Tulis Ilmiah mengenai Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendaliannya Di PT Wana Makmur Sejahtera.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sumber bahaya, menilai risiko, dan mengetahui pengendalian risiko di PT. Wana Makmur Sejahtera.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Data disajikan dalam bentuk narasi terstruktur dan tabel. Analisis data dilakukan dengan cara membandingkan data hasil observasi dengan teori-teori yang relevan.
Hasil penelitian yang diperoleh dari pengukuran faktor lingkungan fisik yaitu pencahayaan masih kurang dari NAB, kebisingan dan kadar debu masih dibawah NAB, sedangkan suhu melebihi nilai NAB. Potensi bahaya yang ada berasal dari alat, bahan, proses produksi, lingkungan kerja, metode kerja, cara kerja, dan produk kerja. Upaya pengendalian risiko yang diterapkan dengan pendekatan eliminasi, substitusi, modifikasi, administrasi, dan APD.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sumber bahaya di PT. Wana Makmur Sejahtera berasal dari alat, bahan, proses produksi, lingkungan kerja, metode kerja, cara kerja, dan produk kerja. Tingkat risiko kecelakaan dikategorikan sangat tinggi (ST). Pengendalian risiko kecelakaan kerja di PT. Wana Makmur Sejahtera yang sudah diterapkan adalah pengendalian dengan pendekatan administrasi dan APD. Upaya pengendalian dengan pendekatan eliminasi, substitusi, dan modifikasi masih belum diterapkan. Saran bagi perusahaan yaitu memberikan bimbingan dan penyuluhan mengenai Kesehatan dan keselamatan kerja serta pentinganya penggunaan APD,

Daftar bacaan : 13 (1976-2009)
Kata kunci      : Identifikasi, potensi bahaya, risiko
Klasifikasi      : -
Full text

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar