Senin, 16 Desember 2013

STUDI SANITASI PENGELOLAAN LINEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH



Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2012

Abstrak
Wiwit Saputri (zji_ond@ymail.com)
STUDI SANITASI PENGELOLAAN LINEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
DR. R. GOETENG TAROENADIBRATA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2012
 XIII + 68 halaman: gambar, tabel, lampiran

Rumah Sakit merupakan sarana pelayanan keehatan, tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat, dapat menjadi tempat penularan penyakit serta memungkinkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Rumah sakit sebagai suatu sistem terpadu, terdiri dari beberapa subsistem yang saling terkait. Satu diantara beberapa subsistem yang bertanggung jawab terhadap kesehatan pasien adalah pengelolaan linen.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat sanitasi pengelolaan linen di RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Laundry RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata  Purbalingga. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan wawancara dan observasi, pengukuranya menggunakan checklist kuesioner dan pengukuran angka kuman.
Berdasarkan hasil penelitian jumlah linen keseluruhan sebanyak 4982 linen. Bahan yang digunakan pada proses pencucian adalah broklin, pemutih dan pewangi. Jenis linen yang dihasilkan yaitu linen infeksius dan linen non infeksius, proses pencucianya masih manual. Kualitas linen dengan rincian dua kali pengambilan pada stik laken non infeksius dan infeksius, dilakukan pengambilan sampel sebelum dicuci dan setelah dicuci. Angka kuman linen infeksius setelah di cuci dan di setrika didapatkan  4,29 x 105  spora spesies bacillus per inchi persegi dan angka kuman linen non infeksius setelah di cuci dan di sertika 2,769 x 105 105  spora spesies bacillus per inchi persegi.
Tingkat sanitasi pengelolaan linen di RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata termasuk dalam kategori cukup. Sebaiknya dilakukan desinfeksi awal menggunakan air panas, pembilasan linen non infeksius dan linen infeksius dipisah, dilakukan pemisahan ruang linen bersih yaitu ruang setrika, penyimpanan linen dan ruang jahit, petugas sebaiknya memakai APD (Alat Pelindung Diri Lengkap).
 
Daftar bacaan
11 ( 1989 – 2012)
Kata kunci
Linen
Klasifikasi
Full text
-



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar