Senin, 16 Desember 2013

HUBUNGAN IKLIM KERJA DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF PEKERJA

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 
Jurusan Kesehatan Lingkungan Purwokerto
Program Studi Diploma III Kesehatan Lingkungan 
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2012

Abstrak   
Astri Dame Ria (astri_tawakal@yahoo.co.id)
HUBUNGAN IKLIM KERJA DENGAN KELELAHAN SUBYEKTIF PEKERJA  DI PT. ASAHIMAS FLAT GLASS Tbk CIKAMPEK TAHUN 2012 
XII + 96 halaman: gambar, tabel, lampiran 

Iklim kerja yang panas dapat mempengaruhi kondisi pekerja. Salah satu akibat dari iklim kerja yang kurang baik adalah kelelahan pada pekerja. Kelelahan merupakan salah satu resiko terjadinya penurunan derajat kesehatan tenaga kerja. Lelah bagi setiap orang akan mempunyai arti tersendiri dan bersifat subyektif.
Tujuan penelitian ini adalah mengukur iklim kerja pada bagian produksi, mengukur kelelahan subyektif pada pekerja bagian produksi dan menganalisis hubungan antara iklim kerja dengan kelelahan subyektif di PT. Asahimas Flat Glass Tbk Cikampek.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 76 orang. Uji statistik yang digunakan yaitu korelasi Spearmen dimana peneliti ingin mengetahui hubungan antara iklim kerja dengan kelelahan subyektif pada pekerja.
Hasil pengukuran iklim kerja pada bagian Departemen Tempered menunjukkan 2 unit kerja yang melebihi NAB dan 5 unit kerja yang masih dibawah nilai NAB. Hasil penilaian kuesioner kelelahan kerja subyektif menunjukkan kelelahan sangat ringan dirasakan oleh 47 orang, kelelahan ringan 29 orang. Untuk kelelahan berat dan sangat berat tidak ada yang merasakan. Hasil korelasi diperoleh nilai sig > α sehingga tidak ada hubungan antara iklim kerja dengan kelelahan subyektif pada pekerja. Kelelahan kerja disebabkan oleh faktor pengganggu yang lain.
Kesimpulan penelitian tidak terdapat hubungan antara iklim kerja dengan kelelahan subyektif pada pekerja di PT. Asahimas Flat Glass Tbk Cikampek. Perlu dilakukan pengendalian terhadap iklim kerja. Pekerja berusia 54 tahun ke atas harus mempunyai beban kerja yang lebih ringan serta variasi waktu kerja dan waktu istirahat lebih banyak daripada pekerja yang lebih muda.
 
Daftar bacaan   :    9 (1991 - 2009)
Kata kunci        :    Iklim kerja dan kelelahan
Klasifikasi        :
  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar